Diduga hendak tawuran dengan kelompok pelajar lain

Sekat Jalan Sumatera, Amankan Tiga Pelajar Mabuk Bersenjata

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Minggu (3/12/2017) dini hari kemarin, pasukan gabungan dari Polrestabes Surabaya menyekat Jalan Sumatera Surabaya. Puluhan personil berdiri berjajar sepanjang Hotel Sahid hingga SPBU di jalan tersebut. Selain memeriksa kelengkapan kendaraan, mereka juga menggeledah barang bawaan pengendara. Operasi gabungan kali ini, dipimpin Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Roni Faisal Saiful Faton. Operasi cipta kondisi skala besar itu dimulai sekitar pukul 00.30 Wib. Pasukan yang terdiri dari Satreskoba, Satreskrim, Satintel, Satlantas, Satsabhara dan Satbinmas tersebut, juga dibantu oleh sejumlah aparat TNI. Mereka menghentikan semua kendaraan yang melintas di Jalan Sumatera. Baik roda dua (motor) maupun roda empat (mobil). "Razia kali ini, kami gelar untuk mengantisipasi kejahatan jalanan, peredaran obat terlarang, narkoba, bahan peledak, senjata tajam maupun pelanggaran berlalu lintas. Ini merupakan kegiatan rutin yang ditingkatkan," papar AKBP Roni di TKP. Penyekatan tersebut, berlangsung sekitar 2,5 jam. Hasilnya, pasukan gabungan ini berhasil menilang 82 pengendara yang tanpa dilengkapi SIM maupun STNK, mengamankan 7 motor tanpa dilengkapi dokumen dan sebuah mobil yang juga tanpa dokumen legal kendaraan. Menjelang berakhirnya operasi, petugas gabungan dikejutkan dengan dua motor yang melaju zig zag dengan kecepatan tinggi. Tiga remaja yang mengendarainya nampak linglung. Beruntung, petugas dengan sigap berhasil menghentikan laju motor mereka. Setelah dihentikan dan diinterogasi, ketiganya mengaku bernama J (14), F (14) dan R (13). Ketiganya mengaku dari Jalan Tambak Segaran Surabaya. Ketiganya diamankan ke Mapolsek Gubeng karena kedapatan membawa senjata tajam jenis gir yang tertempel pada gesper mereka. Tak hanya itu, ketiganya ternyata masih dalam keadaan mabuk, karena pengaruh miras yang mereka tenggak. Ketiganya juga masih tercatat aktif sebagai pelajar kelas VII sebuah SMP di Surabaya. "Tadi mau nemuin arek-arek yang nggoda pacar saya Pak. Makanya kami bertiga berangkat. Agar berani, ya minum cukrik dulu. Gir itu saya bawa untuk menjaga diri," aku R, yang saat itu juga mengenakan topeng badut agar wajahnya tidak dikenali. Selain ketiganya, dua motor yang mereka bawa juga turut diamankan ke Mapolsek Gubeng. bkr

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru