Siap Cegah dan Kendalikan Konflik Kepentingan

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pengelolaan anggaran negara, selama ini cenderung menjadi pintu masuk terjadinya tindak pidana korupsi. Universitas Airlangga, sebagai salah satu Perguruan Tinggi yang turut serta mengelola dana tersebut, sudah memiliki komitmen untuk program Pencegahan dan Pengedalian Konflik Kepentingan(PPKK) di lingkungan perguruan tinggi. Rektor Unair Prof. Nasih menyatakan bahwa PPKK yang coba dikelola dan dikembangkan UNAIR adalah sektor pengadaan barang dan jasa. Termasuk didalamnya pengadaan sumber daya manusia. Sebab, menurutnya, konflik kepentingan merupakan masalah yang tidak sederhana. “Dua sektor itulah yang bakal kita dorong. Sebab, konflik kepentingan dapat memengaruhi proses-proses pengembalian keputusan maupun kebijakan. Sekaligus ini dipastikan bakal menimbulkan banyak kerugian,” ujar Prof Nasih di Unair, kemarin (8/12/2017). Tahun-tahun sebelumnya, lanjut Prof. Nasih, Unair melakukan pembenahan terkait masalah tersebut. Salah satunya adalah penerbitan aturan bahwa civitas akademika, baik pegawai maupun dosen, tidak diperbolehkan untuk memiliki perusahaan. Apalagi, apabila perusahaan mereka terlibat dalam kegiatan maupun event di kampus. “Sekecil apa pun tidak diperbolehkan. Misalnya, warung atau usaha kue. Apalagi menyokong kegiatan semacam wisuda. Inilah yang harus kita hilangkan bersama,” katanya. ”Selain itu, di Unair, tidak ada lagi proses-proses rekrutmen, di mana yang mewawancarai adalah ayahnya atau kerabatnya. Inilah yang ke depan terus kita dorong untuk sedikit demi sedikit dihapuskan,” imbuhnya. Prof. Nasih juga mengungkapkan bahwa upaya tersebut mesti dilakukan agar konflik kepentingan dapat dikelola dengan sebaik-baiknya pada masa yang akan datang. Jika sukses dan berjalan, proses-proses yang lain bakal coba dijajaki dan ikut dikembangkan. “Ke depan, bisa saja bukan hanya pengadaan barang dan jasa maupun pengadaan sumber daya manusia. Sektor lain juga berpotensi dijajaki,” ungkap Prof. Nasih. ”Bahkan, jika perlu, bidang pengajaran mahasiswa. Untuk memastikan semuanya memang benar-benar berjalan sesuai dengan aturan dan bersih,” tambahnya. Di sisi lain, untuk semakin menunjang program tersebut, beberapa waktu yang lalu Universitas Airlangga dan Transparency International (TI) Indonesia menandatangani memorandum of understanding (MoU) terkait komitmen untuk program Pencegahan dan Pengedalian Konflik Kepentingan(PPKK) di lingkungan perguruan tinggi. Pada kesempatan tersebut, Hadir pula sejumlah pimpinan perguruan tinggi di Jawa Timur, dan perwakilan Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK). Termasuk perwakilan Universitas Hasanudin (Unhas) serta Universitas Andalas (Unand) selaku mitra Unair.ifw

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Minggu, 01 Mar 2026 21:09 WIB
Minggu, 01 Mar 2026 21:07 WIB
Senin, 02 Mar 2026 18:35 WIB
Selasa, 03 Mar 2026 19:07 WIB
Berita Terbaru