SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Guna mempermudah layanan publik terhadap pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) baru, Satlantas Polres Gresik, memberikan kesempatan bagi pemohon yang berulang kali gagal lulus tes teori dengan program pelatihan uji praktek, secara gratis.
Pelatihan ini dibuka setiap hari dari pukul 15.30 hingga 17.00 Wib di halaman markas Satlantas Polres Gresik, Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Randu Agung, Gresik.
Informasi diperoleh diinternal Satlantas setempat menyebutkan program pelatihan ujian praktek ini digagas oleh Kasatlantas Polres Gresik AKP Wikha Ardilestanto, SH, SIK. Tujuannya untuk memberikan kesempatan kepada warga yang berulang kali gagal lulus tes praktek SIM.
“Dengan adanya pemberian pelatihan uji praktek SIM gratis ini pemohon SIM kendaraan roda dua maupun empat yang berkali-kali gagal mengikuti tes praktek, bisa memperoleh kesempatan kembali dalam ikut tes berikutnya," ujar sumber internal tersebut saat berbincang dengan Surabaya Pagi, Jumat (8/12/2017).
Dia menjelaskan, melalui program pelatihan seperti ini, diharapkan masyarakat yang memohon SIM dapat lulus dan tidak ada lagi warga yang mengendarai kendaraan tidak miliki SIM.
Septhy Maruli (23), menyambut baik program pelatihan uji praktek SIM ini. Sehingga pemohon yang berulang kali gagal tes praktek, bisa menambah keterampilannya mengemudi kendaraannya. Apalagi, pelatihan ini gratis dan setiap hari.
"Kami bersama teman-teman mahasiswa InsyaAllah ikut memanfaatkan program ini, kalau tes berikutnya kembali gagal tes," tandas salah satu mahasiswi di Gresik ini di halaman Markas Satlantas Polres Gresik.
Senada dengan Septhy Maruli, Wulandari (23), yang juga mahasiswi mendukung program uji praktek SIM yang disediakan pihak Satlantas setempat. Paling tidak, pelatihan ini warga semakin lihai melewati rintangan saat mengemudi kendaraan.
Tapi persoalannya, apakah program bisa terus berlanjut tahun depan (2018) atau bagaimana. Ia berharap pihak Satlantas bisa memperpanjang penyelenggaraan program tersebut, sehingga warga yang berkali-kali gagal tes, tidak putus asah atau trauma mengajukan permohonan SIM. mis
Editor : Redaksi