SURABAYAPAGI.com, Gowa - Polres Gowa Polda Sulawesi Selatan berhasil membongkar sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Enam pelaku dalam sindikat tersebut, berhasil diringkus. Dari enam pelaku, tiga diantaranya merupakan pencuri motor. Sedangkan tiga lainnya adalah penadah. 11 motor hasil curian berhasil disita dari jaringan ini.
Pembongkaran sindikat curanmor ini dilakukan oleh Satreskrim Polres Gowa setelah sebelumnya berhasil menangkap dua pemetik (eksekutor) motor. Yaitu Saharuddin (28) warga Takalar yang ditangkap pada April 2017 lalu, dan Udin (18) warga Bontonompo yang ditangkap pada Juni 2017. Keduanya saat ini sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri setempat.
"Setelah menangkap dua pelaku utama itu, tim kami melakukan pengembangan. Dan akhirnya berhasil menangkap satu lagi eksekutor. Bahkan tim kami berhasil menangkap tiga penadah motor-motor curian itu," sebut Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, Jumat (8/12/2017).
Mantan Kasatreskrim Polrestabes Surabaya itu menambahkan, dari penangkapan para penadah, pihaknya berhasil mengamankan 11 motor hasil curian yang dibeli para penadah tersebut. Selain itu, turut diamankan sebuah kunci letter Y ; buah anak kunci letter Y ; 21 unit kunci motor ; 25 lembar STNK berbagai merk ; 7 lembar fotocopy BPKB ; 12 lembar plastik pembungkus STNK dan 2 pasang plat motor dan mobil.
Pelaku pencurian yang ditangkap bernama Idrus Majid (27). Sedangkan tiga penadah yang diringkus antara lain Mansyur ; Muh. Ardi (36), mengaku bekerja sebagai wartawan dan Ardi (42). "Jaringan ini kami sinyalir sudah melakukan aksinya sejak 6 bulan lalu di wilayah hukum kami. Namun kami akan terus kembangkan," beber Alumnus AKPOL (Akademi Kepolisian) Tahun 1999 ini.
Ungkap kasus ini beberkan perdana oleh AKBP Shinto setelah dirinya memegang tongkat komando sebagai orang nomor satu di Polres Gowa. Pencetus Tim Anti Bandit Polrestabes Surabaya ini akhirnya menegaskan, pihaknya (Polres Gowa) akan melakukan tindakan tegas kepada para pelaku kejahatan jalanan yang 'bermain' di wilayah hukumnya. "Kami pastikan itu," tandasnya. bkr
Editor : Redaksi