Terpergok, Pembobol Rumah Ancam Korban dengan Pisau

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kendati terpergok pemilik rumah saat melakukan pembobolan. Namun Kristan Toni tetap saja bisa meloloskan diri. Sebab, pemilik rumah yang disatroninya diancamnya menggunakan pisau. Meski begitu, Toni akhirnya tertangkap. Itu setelah korban (pemilik rumah) melapor ke polisi. Pembobolan rumah itu dilakukan Toni di rumah milik Noko Santoso (39) di Jalan Gununganyar Jaya, Rungkut Tengah Surabaya, pada Jumat (8/12/2017) lalu. Pemuda 20 tahun asal Mojowarno Jombang itu membobol rumah dan mencuri HP korban. Aksi itu terjadi saat Noko Santoso bersama keluarganya pergi ke gereja. Mendapati rumah sasaran tersebut kosong dan terkunci, Toni membobol rumah dengan cara mencongkel jendala rumah korban. Nah, saat sudah masuk ke rumah dan berhasil mencuri sebuah HP, mendadak pemilik rumah datang. "Darisanalah, korban memergoki pelaku," sebut Kanit Reskrim Polsek Rungkut, AKP Abdul Karim, Minggu (10/12/2017). Pelaku dipergoki anak perempuan korban saat menuju ke kamar mandi. Meski begitu, pelaku berhasil lolos. Sebab, pelaku mengancam korban menggunakan pisau dapur dan mengancam akan membunuh anak perempuan korban. Pelaku kabur dengan meletakkan kembali HP yang dicuri sebelumnya. Berdasarkan ciri-ciri pelaku yang disebutkan korban, Tim Anti Bandit Polsek Rungkut langsung memburu pelaku. Ternyata, pelaku merupakan pekerja bangunan disana. Sehingga tanpa kesulitan, pelaku berhasil dibekuk. Bersama pelaku, disita barang bukti obeng (sarana mencongkel jendela rumah) dan pisau dapur (sarana pelaku untuk mengancam korban). bkr

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru