KIP-Emil Amankan Suara Emak-Emak

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pakar komunikasi politik asal Universitas Trunojoyo Madura Imam Sofyan menghimbau agar para tokoh yang hendak berkontestasi pada Pilgub Jatim 2018 untuk merangkul kalangan wanita, terlebih lagi para emak-emak. Pasalnya, kalangan tersebut bersama dengan generasi milenial menjadi faktor signifikan untuk meraih kemenangan. "Melihat kondisi sosial yang ada di tengah-tengah masyarakat kita, tentunya dapat dengan mudah ditarik kesimpulan bahwa para wanita dengan kelompok-kelompok sosial mereka bisa menjadi salah satu penentu pilihan bagi publik. Para wanita ini lebih mudah terikat secara emosional antara yang satu dengan lainnya, ketika sahabatnya sudah memilih salah satu tokoh dan menurut yang lain alasan memilihnya juga cocok untuk mereka maka bisa dipastikan yang lainnya itu akan turut memilih tokoh tersebut," jelas Imam, ketika ditemui, Kamis(14/12). "Analoginya nggak kalah jauh sama sekelompok sahabat wanita bakal memakai make up dari brand yang sama. Begitu juga sebaliknya, kalau satu brand sudah dibenci oleh yang satu, maka akan dibenci juga oleh yang lainnya," lanjut Pria yang juga Peneliti Senior Surabaya Survey Centre(SSC) tersebut. Imam menjelaskan, pola pendekatan yang harus digunakan untuk merangkul kalangan para wanita, terlebih lagi para emak-emak tersebut juga harus beragam. "Nggak bisa dipukul rata. Harus dilihat berdasarkan status ekonomi sosial mereka. Yang kelas A dan B, butuh kerja keras. Karena mereka juga mengandalkan logika. Untuk yang kelas C dan D, cukup dengan mengandalkan popularitas saja," pungkasnya. Bagaimana dengan kondisi riil saat ini? Kemana suara para wanita, khususnya para emak-emak, berlabuh? Berdasarkan pada hasil survey yang dirilis SSC, pasangan Khofifah-Emil berhasil mengumpulkan dukungan signifikan dari kalangan tersebut. Bahkan, mereka mampu melesat meninggalkan pasangan Gus Ipul -Anas dengan rentang perolehan yang sangat jauh. Pasangan Khofifah-Emil, pada survey tersebut mampu mengumpulkan 40.6 persen dukungan dari para responden wanita. Sementara, pasangan Gus Ipul-Anas hanya mampu meraih 29.4 persen saja. Untuk persentase dari mereka yang tidak menjawab atau menjawab tidak tahu, jumlahnya berada di angka 30 persen. Survey tersebut dilakukan oleh Surabaya Survey Centre di 38 Kab/Kota di Jawa Timur pada kurun waktu 25 November-8 Desember 2017. Survei itu dilakukan dengan metode multistage random sampling dengan 940 responden dengan 50 persen diantaranya adalah wanita yang 20.7 persennya berprofesi sebagai Ibu Rumah Tangga. Tingkat kepercayaan dari hasil yang didapat sebesar 95 persen dengan margin of error 3.2 persen. ifw

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru