SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Akhir tahun selalu menjadi momentun bagi masyarakat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. Banyaknya tanggal merah yang berdekatan, membuat masyarakat perkotaan seperti Surabaya berbondong untuk mengambil cuti akhir tahun agar dapat mengagendakan liburan mereka bersama keluarga.
Trend liburan akhir tahun memang tak pernah surut di tiap tahunnya. Tak hanya dekat-dekat hari, masyarakat yang sudah memiliki planning jadwal liburan mereka di akhir tahun, telah mempersiapkan pemesanan tiket di agen travel sejak awal tahun.
Alasannya tentu harga yang ditawarkan. Jika di awal tahun, harga tiket ataupun paket tour bisa didapat dengan harga yang lebih murah, meskipun tetap saja lebih mahal dari low season.
Seperti data yang diberikan oleh salah satu Agen Travel, Rodex Tour and Travel di Surabaya. Dari data mereka sebanyak hampir 2000 orang telah melakukan pembelian tiket dan paket tour sejak jauh hari untuk dapat slot liburan baik ke wilayah domestik maupun luar negeri.
"meskipun harga perjalanan di periode high season cukup tinggi tetapi antusias masyarakat juga masih sangat banyak karena moment ini mungkin adalah salah satu moment yang bisa di habiskan bareng keluarga besar dan sahabat, Rodex juga memberikan tambahan fasilitas cicilan 0�ngan beberapa pilihan kartu kredit untuk meringankan biaya," terang Eva, marketing agen wisata tersebut saat ditemui Surabaya Pagi di kantornya.
Sementara itu kalau dari data di juanda sudah ada sekitar 1,2 juta orang berpergian dari Surabaya.
"Lebih spesifik di kami, kisaran sekitar 2000-3000 orang yang sudah jauh hari memesan tiket untuk di paket libura ke luar negeri," imbuhnya.
Daftar harga yang diwarkan setiap agen travel tentu sangat bervariasi. Meski dalam kenyataannya harga paket traveling melonjak dua kali lipat dari harga normal, namun masih saja cukup tinggi antusiasme maayarakat untuk menikmati akhir tahun dengan berlibur, ke Luar Negeri misalnya.
Jika harga paket travel pada hari biasa berkisar 4,5 juta untuk ke Thailand, maka untuk akhir tahun, harga bisa mencapai 9,5 juta rupiah per orangnya,harga tersebut masih dapat dikurangi teegantung dari promo yang diberikan travel agen. Selain itu, destinasi negara seperti Korea Selatan, Jepang, Thailand dan Dhubai masih menjadi favorit warga Surabaya untuk memilih tempat berlibur akhir tahun.
"Kebanyakan alasan para customer itu karena mereka bisa liburan bareng sekeluarga. Jadi meskipun mahal, masih tinggi juga permintaannya," imbuh Eva.
Salah satu customer yang kami temui di agen travel tersebut adalah Felicia dan Adam. Pasangan muda ini akan menghabiskan waktu ke Korea Selatan dengan merogoh kocek hingga 10 jutaan per orang untuk paket travel. Ia mengaku butuh tiga tahun untuk merealisasikan keinginannya itu denga menabung.
"Iya baru keturuan sekarang, pengennya bisa lihat kembang api di sana sih mas. Kalau di Surabaya ya gitu-gitu aja, itung - itung cari pengalam baru sambil foto-foto, harus persiapan uang 20 jutaan sih buat beli-beli oleh-oleh," ujar Felicia.
Tren berlibur ke liar negeri bagi masyarakat dilihat Eva sebagai tren yang akan terus bertahan dan bahkan terus meningkat dari tiap tahunnya.
"Sebetulnya dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan volume konsumen di kami. Itupun bukan kalangan menengah ke atas saja. Banyak yang masih mahasiwa juga kok mas biasanya di Singapore atau Thailand, tapi tetep masih banyak yang Korea Selatan daei pada Eropa ataupun Amerika," tutup Eva.
Editor : Redaksi