Tekan Pengangguran Terbuka, Pemkab Tulungagung Gelar Bursa Kerja 2026

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemandu mengarahkan pencari kerja memilih lokasi penempatan kerja pada salah satu stan pameran Bursa Kerja (Job Fair) 2026 di Tulungagung. SP/ TLG
Pemandu mengarahkan pencari kerja memilih lokasi penempatan kerja pada salah satu stan pameran Bursa Kerja (Job Fair) 2026 di Tulungagung. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebagai upaya memperluas kesempatan kerja dan menekan angka pengangguran terbuka, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, telah menyediakan 3.750 lowongan kerja melalui kegiatan Job Fair 2026 yang digelar di halaman Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, dengan mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja secara langsung.

Pasalnya, menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Tulungagung Tri Hariadi, tingkat pengangguran terbuka di Tulungagung saat ini berada pada angka 4,02 persen. "Kegiatan ini rutin kami selenggarakan setiap tahun untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja," katanya, Kamis (11/06/2026).

Diketahui, sebagian besar penganggur berasal dari kelompok lulusan SMA dan SMK, disusul pencari kerja dari berbagai latar belakang lainnya, termasuk korban pemutusan hubungan kerja. Dan pada pelaksanaan Job Fair tahun 2026, sebanyak 47 perusahaan berpartisipasi dengan menawarkan peluang kerja di berbagai sektor, baik perusahaan lokal, nasional maupun luar negeri.

"Total tersedia sekitar 3.750 lowongan kerja yang dapat dimanfaatkan masyarakat," ujar dia.

Sebanyak ratusan pencari kerja tampak memadati lokasi kegiatan sejak pagi untuk mencari informasi dan mengajukan lamaran pada perusahaan peserta. Pemkab Tulungagung berharap kegiatan bursa kerja tersebut mampu meningkatkan penyerapan tenaga kerja sekaligus membantu menurunkan angka pengangguran terbuka di daerah itu.

"Kami berharap kegiatan Job Fair ini dapat membuka peluang kerja lebih luas bagi masyarakat dan berdampak pada penurunan tingkat pengangguran di Tulungagung," kata Tri. tl-02/dsy

Berita Terbaru

Dasco Didesak jadi Saksi di MKD Kasus Deddy Sitorus vs KWP, karena Sukse Damaikan  PWI vs Hotman Paris

Dasco Didesak jadi Saksi di MKD Kasus Deddy Sitorus vs KWP, karena Sukse Damaikan  PWI vs Hotman Paris

Rabu, 12 Agu 2026 18:13 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 18:13 WIB

SURABAYA PAGI, Jakarta- Polemik Deddy H. Sitorus vs Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) memanas. Praktisi pemilu sekaligus wartawan senior David Susanto…

BSI Gandeng Nasyiatul Aisyiyah, Perluas Akses Keuangan Syariah dan Pembiayaan UMKM

BSI Gandeng Nasyiatul Aisyiyah, Perluas Akses Keuangan Syariah dan Pembiayaan UMKM

Rabu, 12 Agu 2026 17:57 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 17:57 WIB

SurabayaPagi, Surakarta — PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memperluas kerja sama dengan organisasi kemasyarakatan Islam untuk memperkuat ekosistem ekonomi s…

Dewan Ponorogo Ramai-Ramai Setor Uang Tunjangan, Kejaksaan Amankan Lebih Dari Rp 1 M Di Hari Ke 3

Dewan Ponorogo Ramai-Ramai Setor Uang Tunjangan, Kejaksaan Amankan Lebih Dari Rp 1 M Di Hari Ke 3

Rabu, 12 Agu 2026 17:33 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 17:33 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Gelombang pengembalian uang Tunjangan Perumahan (TP) anggota dan pimpinan DPRD Ponorogo terus terjadi pasca Kejaksaan Negeri Ponorogo…

KDMP Desa Jabaran Sudah Berdiri, Diharapkan Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat

KDMP Desa Jabaran Sudah Berdiri, Diharapkan Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat

Rabu, 12 Agu 2026 16:56 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo — Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Jabaran, Kecamatan Balongbendo, kini telah berdiri. Kehadiran koperasi tersebut d…

Sidang lanjutan Praperadilan Pimred Harian Surabaya Pagi, Agenda Pemeriksaan Saksi

Sidang lanjutan Praperadilan Pimred Harian Surabaya Pagi, Agenda Pemeriksaan Saksi

Rabu, 12 Agu 2026 16:51 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 16:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Sidang lanjutan Praperadilan dugaan salah tahan Pimred Harian Surabaya Pagi Raditya M. Kadaffi di Pengadilan Negeri Surabaya Ruang …

Kasus Pengerukan Tanjung Perak disebut Kriminalisasi, Tiga Terdakwa Bantah Korupsi dan Tak Rugikan Negara

Kasus Pengerukan Tanjung Perak disebut Kriminalisasi, Tiga Terdakwa Bantah Korupsi dan Tak Rugikan Negara

Rabu, 12 Agu 2026 16:02 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 16:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Tiga terdakwa PT Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS) dalam perkara dugaan korupsi proyek pengerukan Kolam Pelabuhan Tanjung Perak…