Wujudkan Hunian Layak dan Tepat Sasaran, Pemkot Madiun Perbaiki 100 RTLH

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Plt Wali Kota Madiun Bagus Panuntun (kiri) bersama jajaran meninjau rumah warga di Kelurahan Kejuron Kota Madiun. SP/ MDN
Plt Wali Kota Madiun Bagus Panuntun (kiri) bersama jajaran meninjau rumah warga di Kelurahan Kejuron Kota Madiun. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna mewujudkan hunian yang layak, sehat, dan aman untuk masyarakat sasaran, saat ini Pemerintah Kota(Pemkot) Madiun, memberi bantuan sosial (bansos) perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) 100 unit bagi warga kurang mampu pada tahun anggaran 2026. Pasalnya, hunian atau rumah yang layak merupakan kebutuhan dasar setiap warga.

Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun, mengungkap untuk mendukung program tersebut, Pemkot Madiun terus berupaya menghadirkan program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, salah satunya dengan program perbaikan RTLH, baik yang bersumber dari pemerintah pusat, APBD atau daerah, TNI, Polri, maupun kerja sama atau CSR dengan instansi pemerintah atau swasta.

"Pemkot Madiun menyiapkan perbaikan untuk 100 rumah tidak layak huni melalui APBD. Insya Allah pelaksanaan program akan mulai berjalan pada bulan ini," ujarnya, Kamis (11/06/2026).

Lebih lanjut, pihaknya mengharapkan program bansos RTLH dapat meningkatkan kualitas hidup warga Kota Madiun dengan menyediakan hunian yang layak. Sehingga, bagi penerima bantuan diharapkan dapat bekerja sama dengan pemerintah untuk memastikan keberhasilan program ini.

"Harapannya, warga penerima manfaat dapat segera menempati rumah yang lebih layak, lebih aman, serta lebih baik untuk mendukung kesehatan dan kesejahteraan keluarga," katanya.

Selain bansos RTLH, Pemkot Madiun juga akan memberikan bantuan sosial berupa pembangunan jamban sehat atau jambanisasi pada 2026 sebanyak 50 unit guna mewujudkan sanitasi bersih, sehingga total ada 150 unit RTLH dan jamban. Dengan rincian, diantaranya 150 unit RTLH dan jamban tersebut adalah 34 RTLH dan 11 jambanisasi di Kecamatan Kartoharjo, 31 RTLH dan 21 jambanisasi di Kecamatan Taman, 35 RTLH dan 18 jambanisasi di Kecamatan Manguharjo. md-01/dsy

Berita Terbaru

Modus Baru, 7 kg Sabu Dikubur

Modus Baru, 7 kg Sabu Dikubur

Rabu, 29 Jul 2026 00:19 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 00:19 WIB

SURABAYAPAGI.com - Dalam pengungkapan kasus Narkoba, polisi menangkap tiga tersangka dengan barang bukti 7 kilogram sabu. Direktur Reserse Narkoba Polda Riau…

Chat WA Mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Diajukan ke Sidang Praperadilan

Chat WA Mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Diajukan ke Sidang Praperadilan

Rabu, 29 Jul 2026 00:16 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 00:16 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan telah mengantongi sejumlah alat bukti dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi…

Tim 9 Kejagung Baru Periksa Satu dari 4 Saksi Penyidik Polri

Tim 9 Kejagung Baru Periksa Satu dari 4 Saksi Penyidik Polri

Rabu, 29 Jul 2026 00:13 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 00:13 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna melalui keterangannya menjelaskan Selasa (28/7) tim Sembilan Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan…

Pejabat Bea Cukai Golongan III D, Terima Gratifikasi Rp 7,6 Miliar

Pejabat Bea Cukai Golongan III D, Terima Gratifikasi Rp 7,6 Miliar

Rabu, 29 Jul 2026 00:10 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 00:10 WIB

SURABAYAPAGI.com - Budiman Bayu Prasojo (BBP), selaku Kepala Seksi Intelijen Cukai P2 DJBC Bea Cukai, didakwa menerima gratifikasi senilai Rp 7,6 miliar. Jaksa…

Kematian Kepala Rumah Tangga Mantan Jampidsus Masih Misterius

Kematian Kepala Rumah Tangga Mantan Jampidsus Masih Misterius

Rabu, 29 Jul 2026 00:08 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 00:08 WIB

SURABAYAPAGI.com - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan hingga Selasa (28/7) masih menyelidiki…

Satgas Anti-Premanisme & Mafia Tanah Surabaya, Gerak

Satgas Anti-Premanisme & Mafia Tanah Surabaya, Gerak

Rabu, 29 Jul 2026 00:05 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 00:05 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kasus pendudukan paksa sebuah rumah toko (ruko) di Surabaya menjadi sorotan setelah videonya viral di media sosial. VIRAL di media sosial…