Dicari! Pemimpin Jujur dan Teruji

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sosok pemimpin jujur, menurut hasil survei yang didapatkan oleh Surabaya Survey Centre(SSC), masih menjadi hal yang paling diharapkan bagi publik Jawa Timur. Sebanyak 18.3 persen responden menyatakan bahwa kejujuran adalah hal penting yang harus dimiliki oleh Pemimpin Jawa Timur yang akan datang. Selain jujur, tokoh yang memiliki rekam jejak yang baik juga menjadi faktor yang penting. Hal tersebut dibuktikan oleh 17.2 persen responden. Menempati posisi kedua, memiliki rekam jejak yang teruji serta terbukti diharapkan oleh masyarakat Jawa Timur menjadi salah satu karakter yang dimiliki oleh Gubernur Jawa Timur yang akan datang. Bukan hanya jujur dan memiliki rekam jejak yang teruji serta terbukti saja, menurut para responden karakter merakyat dan juga alim juga menjadi sangat penting. Buktinya, secara berturut-turut, kedua karakter tersebut oleh 15.8 persen dan 11.1 persen responden dianggap penting serta menempati posisi 4 besar hasil survei terhadap “Gubernur yang Diharapkan”. Berdasarkan hasil survei tersebut, Peneliti Senior SSC Viktor Tobing memandang bahwa rekam jejak merupakan salah satu faktor yang perlu digunakan sebagai bahan pertimbangan oleh pemilih untuk kelak memilih sosok Gubernur Jawa Timur ke depannya. Pendapat Viktor tersebut, juga dibuktikan oleh hasil survei lanjutan yang menyatakan bahwa 25.9 persen responden sepakat bahwa kinerja atau kerja nyata menjadi hal yang mempengaruhi pilihan mereka terhadap Gubernur/Wakil Gubernur. “Meskipun rekam jejak atau kerja nyata dari para Cagub ini perlu, tapi yang dibutuhkan oleh masyarakat Jatim sejatinya bukan hanya itu saja. Masyarakat Jatim ini tidak hanya sekedar memiliki penalaran yang logis, taraf edukasi dari masing-masing individu juga turut masuk dalam pertimbangan mereka,” jelas Victor. Kondisi demikian, menurut Victor menjadikan seorang pemimpin di Jawa Timur tidak boleh hanya sekedar menjadi pemimpin belaka. “Mereka kelak harus mampu juga menjawab persoalan-persoalan yang ada di daerah mereka. Kemampuan mereka menyelesaikan persoalan ini juga menjadi penting," tegasnya. "Syarat mutlaknya juga adalah mereka harus mampu menyelesaikan masalah dengan cara elegan dan mampu mengayomi semua pihak. Dalam hal ini, tentu saja dituntut suatu kemampuan analisis yang tepat dan dapat diaktualisasikan secara sederhana,” pungkas Viktor. Untuk informasi, data-data tersebut diatas diperoleh melalui survei yang dilakukan oleh Surabaya Survey Centre di 38 Kab/Kota di Jawa Timur pada kurun waktu 25 November-8 Desember 2017. Survei tersebut dilakukan dengan metode multistage random sampling dengan 940 responden. Tingkat kepercayaan dari hasil tersebut sebesar 95 persen dengan margin of error 3.2 persen. ifw

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru