Hingga per 2027, Surabaya Kebut Usulan Perbaikan 7.196 Rumah Tak Layak Huni

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan Kota Surabaya memperbaiki rumah tidak layak huni milik warga. SP/ SBY
Petugas Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan Kota Surabaya memperbaiki rumah tidak layak huni milik warga. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya strategis pengentasan kawasan kumuh, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) setempat mulai mengebut usulan sebanyak ribuan rumah tidak layak huni (Rutilahu) yang masuk dan ditargetkan selesai seluruhnya pada 2027.

Diketahui, hingga saat ini, tercatat ada 7.196 usulan perbaikan rumah yang masuk dan ditargetkan selesai seluruhnya pada 2027. Dimana, penanganan rumah tidak layak huni kini menjadi salah satu fokus utama setelah kawasan kumuh di Surabaya terus berkurang dalam beberapa tahun terakhir. Dan Adanya program perbaikan rumah tidak hanya berdampak pada kondisi bangunan. Perbaikan pencahayaan, sanitasi, ventilasi, hingga lantai rumah dinilai berpengaruh langsung terhadap kesehatan dan kualitas hidup keluarga. 

“Atensi penanganan saat ini lebih banyak diarahkan ke rutilahu. Tahun ini ada 3.242 unit yang menjadi target perbaikan,” ujar Kepala DPRKPP Surabaya, Iman Kristian Maharhandono, Kamis (11/06/2026).

Meski demikian, tidak semua rumah bisa langsung mendapatkan bantuan. Pemerintah menerapkan sejumlah syarat, di antaranya penerima harus masuk kategori keluarga miskin atau pra-miskin dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan rumah berdiri di atas lahan yang memiliki legalitas jelas. Rumah yang berada di atas lahan ilegal, seperti kawasan sempadan rel atau aset pihak lain tanpa izin, belum dapat masuk dalam program perbaikan.

Lebih lanjut, Iman menyebut dari total 7.196 usulan yang tercatat saat ini, sekitar 3.896 unit sisanya ditargetkan rampung pada 2027. Dengan target tersebut, persoalan rumah tidak layak huni di Surabaya diharapkan bisa diselesaikan dalam dua tahun ke depan. Dan di tengah masih adanya ribuan rumah yang membutuhkan perbaikan, tantangan berikutnya adalah memperluas kolaborasi pendanaan sekaligus mencari solusi bagi warga yang tinggal di lahan ilegal agar tetap memperoleh akses terhadap hunian yang layak dan aman. sb-05/dsy

Berita Terbaru

Ungkap 12 Kasus Narkoba, Satres Blitar Tetapkan 14 Tersangka, 7 di Antaranya Residivis

Ungkap 12 Kasus Narkoba, Satres Blitar Tetapkan 14 Tersangka, 7 di Antaranya Residivis

Kamis, 11 Jun 2026 15:56 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 15:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama satu bulan, awal bulan Mei 2026 sampai akhir 31 Mei, Sat.Reskiba Polres Blitar Kota berhasil mengungkap 12 kasus peredaran…

Demokrat Jatim Belum Bersuara Bela AHY di Pusaran Kasus Program MBG

Demokrat Jatim Belum Bersuara Bela AHY di Pusaran Kasus Program MBG

Kamis, 11 Jun 2026 14:59 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 14:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pengurus DPD Partai Demokrat Jawa Timur belum memberikan pembelaan secara terbuka terhadap Ketua Umum Partai Demokrat, Agus H…

Optimalkan Arus Lalu Lintas, Dishub Magetan Kaji Pemfungsian Kembali Jalan Timur MP

Optimalkan Arus Lalu Lintas, Dishub Magetan Kaji Pemfungsian Kembali Jalan Timur MP

Kamis, 11 Jun 2026 14:16 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 14:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menindaklanjuti kajian wacana pemfungsian kembali Jalan Timur Mal Pelayanan Publik (MPP) sebagai jalur utama kendaraan, Pemerintah…

Pemkab Sidoarjo Dukung Penuh SE 2026, Sebanyak 1.452 Petugas Siap Lakukan Pendataan

Pemkab Sidoarjo Dukung Penuh SE 2026, Sebanyak 1.452 Petugas Siap Lakukan Pendataan

Kamis, 11 Jun 2026 14:12 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 14:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang akan dilaksanakan Badan Pusat…

Kenaikan BBM hampir Rp4 Ribu, Pengendara di Trenggalek Mulai Tinggalkan Pertamax dan Beralih ke Pertalite

Kenaikan BBM hampir Rp4 Ribu, Pengendara di Trenggalek Mulai Tinggalkan Pertamax dan Beralih ke Pertalite

Kamis, 11 Jun 2026 13:56 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Heboh fenomena kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi yang mulai berlaku pada 10 Juni 2026, membuat sejumlah…

Pimpin Kembali DPC PKB Lamongan, Abdul Ghofur Catatkan Rekor Hattrick

Pimpin Kembali DPC PKB Lamongan, Abdul Ghofur Catatkan Rekor Hattrick

Kamis, 11 Jun 2026 13:54 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 13:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - H. Abdul Ghofur kembali terpilih menjadi ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Lamongan,…