Ini Satwa K9 Andalan Polisi

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com, Surabaya- Perayaan Natal 2017 di Surabaya sudah dilalui dengan aman. Namun libur panjang tahun baru 2018 tetap menjadi perhatian khusus Polrestabes Surabaya. Sejumlah pihak memiliki peran penting dalam mengamankan perayaan natal kemarin. Salah satunya adalah Unit Satwa K-9 yang dimiliki Satsabhara Polrestabes Surabaya. Tidak mudah melatih satwa jenis anjing ini hingga memiliki kemampuan khusus. Surabaya Pagi berkesempatan melihat langsung latihan Unit Satwa K-9 di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (27/12/2017) sore. Dua satwa anjing diterjunkan dalam latihan tersebut. Yaitu anjing dengan kemampuan lacak khusus dan anjing dalmas (pengendalian massa). Dua anjing itu dilatih oleh tiga personel Satshabara, satu diantaranya Ps Kanit Satwa K-9, Aiptu Sugiaryono. Satu anjing dengan kemampuan lacak khusus diketahui berjenis Malinois. Kendati yang dilatih satu, sebenarnya Polrestabes Surabaya memiliki 4 anjing dengan kemampuan lacak khusus tersebut. Anjing jenis inilah yang kemarin diterjunkan dalam sterilisasi sejumlah gereja besar di Surabaya, bersama Tim Gegana Satbrimob Polda Jatim. Dua tim inilah yang menjadi penentu awal apakah di gereja ditemukan bahan peledak (handak) atau tidak. "Dan alhamdulillah, sterilisasi yang kami (Unit Satwa K9 dan Gegana) tidak menemukan handak di gereja di Surabaya. Sehingga umat Nasrani bisa menjalankan Misa Natal dengan aman," kata Kasat Sabhara Polrestabes Surabaya, AKBP Awan Hariono melalui Aiptu Sugiaryono. Selain memiliki kemampuan mengendus handak, anjing khusus juga memiliki kemampuan mengendus narkoba dan kemampuan sar, khususnya menemukan jenazah dalam sebuah bencana. Untuk membuat satu ekor anjing agar memiliki kemampuan lacak khusus, anjing harus dilatih minimal 6 bulan. Namun jika sudah jadi, kemampuan anjing ini juga harus diasah setiap hari. "Anjing yang sudah jadi, kami latih setiap hari. Minimal 15 menit. Itu kami lakukan agar spesialisasi dan kemampuannya tetap terjaga bahkan meningkat," papar Aiptu Sugiaryono. Tidak cukup hanya berlatih. Untuk mempertahankan fisik anjing anjing di Unit Satwa K9, pelatih harus menyediakan sejumlah asupan untuk dikonsumsi. Antara lain vitamin, jamu, susu dan makanan jenis daging. Selain itu, waktu istirahat anjing harus cukup dan sesuai dengan porsinya. Pelatihnya pun, harus memiliki basic pendidikan khusus kepelatihan. Yaitu harus terlebih dahulu mengikuti sekolah khusus di Mako Brimob Kepala Dua, Depok, Jawa Barat. Selain anjing dengan kemampuan lacak khusus, Unit Satwa K9 Satsabhara Polrestabes Surabaya juga memiliki anjing anjing dengan kemampuan lacak umum dan dalmas. "Total, kami memiliki 8 anjing dengan tiga kemampuan (lacak khusus, lacak umum, dalmas) tersebut," tandas Aiptu Sugiaryono. Dari 8 ekor anjing itu, ada tiga jenis anjing. Yaitu Rottweiler, Malinois dan Labrador Ret River. Secara detail, kemampuan anjing dengan lacak khusus bisa mendeteksi handak, narkoba dan SAR. Untuk anjing dengan kemampuan lacak umum, bisa diterjunkan untuk membantu mengungkap kasus pembunuhan dan pencurian. Sedangkan anjing dengan kemampuan dalmas, bisa dilibatkan dalam pengendalian massa pada saat terjadi kerusuhan. n

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru