Tiger Hill, Menara Pisanya China

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.COM, Kontributor SurabayaPagi di Suzhou, Zheng Chen - Tidak hanya Italia yang memiliki Menara Pisa, China juga memiliki bangunan yang mirip dengan Menara Pisa, yaitu Tiger Hill Pagoda namun ukurannya lebih besar. "Sebelum lebih jauh, Bukit Tiger adalah tempat yang penuh dengan legenda. Saat mengunjungi daya tariknya, Anda dapat membayangkan apa yang tampaknya tidak dapat dipercaya telah terjadi di sini. Tiger Hill merupakan bukit besar seluas 3,5 hektar" kata sejarahwan. Tiger Hill ini menjadi tujuan wisata yang popular. Bukit ini dinamakan demikian disebabkan bentuk dari bukit terlihat seperti harimau sedang berjongkok yang di dalamnya terdapat beberapa peninggalan budaya sejarah, seperti makan raja-raja kuno, pagoda, kuil dan pemandangan indah lainnya. Kuburan raja yang dimaksud di sini adalah mendiang Raja Helu. Legenda setempat mengatakan bahwa beberapa hari setelah Raja Helu dimakamkan, warga melihat harimau putih meringkuk di pusara raja tersebut. Oleh karena itu, bukit ini kemudian dinamakan Tiger Hill. Waktu terbaik untuk mengunjungi Tempat ini adalah pada musim semi, dimana taman dipenuhi bunga-bunga yang bermekaran, dan juga pada musim gugur. Ada berbagai macam objek destinasi wisata di Bukit Harimau salah staunya yang paling menarik adalah Pagoda Tiger Hill atau yang terkenal dengan julukan Menara Pisanya China. Pagoda ini dibangun oleh lima dinasti dan baru selesai pada Dinasti Song. Tidak berbeda jauh dengan Menara Miring di Italia, Pagoda Tiger Hill yang memiliki tujuh tingkat ini pun miring secara bertahap karena keadaan alam. Pagoda Bukit Harimau berusia milenium, juga disebut Pagoda Kuil Batu Awan dan berdiri di atas Bukit Harimau, adalah simbol Suzhou karena dapat dilacak kembali ke 2.500 tahun yang lalu ketika Suzhou didirikan. Sebagai pagoda tertua dan terbesar di wilayah selatan Sungai Yangtze, ia menempati status Tinggi di bidang arsitektur, sejarah, dan seni. Pagoda itu condong ke utara sekitar 4 derajat. “Orang-orang memujinya sebagai Menara Miring Pisa di Cina. Faktanya, Pagoda Bukit Harimau dibangun lebih awal dan lebih tinggi dari Menara Miring Pisa.” Tambahnya dengan tersenyum. Terlepas dari skala besar dan sejarahnya yang panjang, desain Pagoda Bukit Harimau juga membuatnya sangat khas. Dengan 7 cerita dan 8 sisi, ini adalah pagoda bata dinding ganda. Banyak peninggalan budaya yang berharga ditemukan dalam interaksi antara dua dinding dan sekarang peninggalan ini dipamerkan di Museum Suzhou. Pagoda yang berdiri pada Dinasti Song di tahun 961 Masehi ini memiliki keunikan lain selain kemiringannya, yaitu bahan dasar pembuatannya yang menggunakan batu, sementara pagoda pada umumnya menggunakan kayu sebagai bahan utama bangunannya. Pagoda ini terletak di puncak teratas dari Tiger Hill. Namun tak usah khawatir, dengan tiket masuk seharga 60 Yuan atau setara dengan Rp 90 ribu, disediakan juga kendaraan berupa golf car yang akan membawa anda hingga puncak dari Tiger Hill. Pagoda ini memiliki tinggi sekitar 30 meter. Sedangkan luas kawasannya mencapai 20 hektar. Beberapa tahun lampau, tempat ini menjadi ikon Kota Suzhuo. Untuk melihat pagoda, wisatawan harus berjalan menaiki anak tangga sekitar 25 menit. Jadi persiapkan stamina ya. Sedangkan untuk biaya tiket masuknya dikenakan tarif 100 Yuan (Rp 194 ribu). Selain itu, ada juga Sword Pond atau Janchi, yaitu sebuah kolam yang dipercaya sebagai lokasi dikuburnya Raja Helu dan tempat terkuburnya pusaka sang raja yang berupa 3000 pedang. Objek-objek yang bisa dilihat di kompleks Tiger Hill adalah Thousand People Rock atau Qian Ren Shin yang memiliki cerita cukup mengerikan, di mana orang-orang yang menguburkan Raja Helu dikubur hidup-hidup di bawah tumpukan formasi batu untuk menjaga rahasia.

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru