Pemkab Kediri Instruksikan Setiap Desa Bangun Posko Covid-19

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Menindaklanjuti anjuran Pemerintah Pusat dan Gubernur Jawa Timur, Pemkab Kediri menginstruksikan di setiap kecamatan dan desa membangun posko penanggulangan Covid 19. Posko ini bertujuan untuk mendata setiap orang yang menggunakan kapal, mencari tempat untuk melihat-lihat tempat lain, atau melakukan mudik. Fungsi dari posko covid-19 ini untuk melakukan pendataan terhadap warga yang baru datang dari daerah lain. Pendataan ini masing-masing dilakukan oleh tim dari desa, kemudian data langsung di kumpulkan di setiap posko kecamatan. Usai menerima data tersebut pihak kecamatan langsung menghubungi tim tenaga kesehatan dari puskesmas untuk melakukan kunjungan kepada warga pendatang tersebut. Kunjungan ini antara lain untuk menerima data asal muasal pendatang ini dengan cara dilakukan wawancara. Setelah itu petugas langsung menyimpulkan kategori pendatang itu adalah Orang Dalam Risiko (ODR) atau Orang Tanpa Pemikiran (OTR) maupun Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang harus dirawat di rumah sakit. Kepala Puskesmas Kunjang, dr. Durotun Nafisah mengatakan, dari 156 pendatang yang masuk di Kecamatan Kukung yang rata-rata berasal dari daerah endemik seperti DKI Jakarta dan Surabaya. Namun demikian, sepenuhnya dinyatakan aman dan terindikasi tidak membawa virus mematikan tersebut. “Kami terus mengembangkan kesehatan dari setiap pendatang tersebut. Selain itu, kami juga mengingatkan seluruh warga agar melapor meminta pendatang dari luar daerah, ”kata dr. Durotun Nafisah. Untuk saat ini dari data Pemerintah Provinsi Jawa Timur, masing-masing kecamatan memiliki 3.635 unit yang tersebar di masing-masing kecamatan di wilayah Jawa Timur. adv/Kominfo

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru