SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Selain pembangunan Bandara Kediri, Pemerintah Republik Indonesia (RI) juga berencana membangun jalan tol. Pembangunan jalan tol tersebut rencananya tidak hanya menuju bandara tetapi juga dapat melayani beberapa daerah seperti Tulungagung, Nganjuk hingga Wilangan.
Permintaan pembangunan tersebut diungkapkan Sekretaris Kabinet Pramono Anung saat acara pencanangan pembangunan Bandara Kediri melalui video conference bersama Menteri Kemaritiman Luhut Binsar Panjatian, Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono dan Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil.
Menurut Pramono Anung, pembangunan Bandara Kediri adalah proyek pertama yang dibangun oleh swasta di Indonesia. Bandara ini akan membuka isolasi daerah Jawa Timur bagian selatan.
Adanya Bandara Kediri, politisi kelahiran Kediri ini meminta Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono untuk membangun jalan tol Kertosono-Tulungagung.
"Saya lahir di Kediri dan sudah sejak lama memimpikan pembangunan bandara di sini. Saya juga minta kepada Pak Basuki untuk membangun jalan tol Kertosono - Tulungagung," katanya, Rabu (15/4/2020).
Sementara itu, Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono langsung menyanggupi permintaan untuk membangun jalan tol tersebut. Basuki memaparkan pembukaan jalan tol nanti tak hanya melayani wilayah Kediri, tetapi juga kawasan Nganjuk, Wilangan, hingga Tulungagung bagian selatan.
Sambil menunggu pembangunan tol, Kementerian PUPR saat ini juga memprogramkan pembebasan jalan dari Kertosono ke Kediri. Diharapkan semester pertama tahun 2021 mendatang proses ini sudah selesai untuk dilanjutkan penentuan lokasi.
“Semester pertama 2021 bisa kita mulai pembangunan, selesai tahun 2023. Saya patuh pada perintah Pak Pramono Anung,” katanya. Can
Editor : Redaksi