Pencurian Marak Lagi, Kapolres Mojokerto Ancam Tembak Pelaku

surabayapagi.com
SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Kapolres Mojokerto, AKBP Feby D.P Hutagalung SIK, MH memerintahkan jajarannya untuk melakukan tindakan tegas dan terukur kepada pelaku kriminal. Instruksi ini menyusul maraknya aksi kriminalitas di tengah pandemi covid - 19. Dikonfirmaai usai bhakti sosial dengan awak media di Mapolres Mojokerto, Jumat (24/4/2020). Kapolres mengatakan pihaknya akan melakukan tindakan tegas terukur berupa penembakan kepada pelaku kejahatan. "Ini akan kita lakukan, jika aksi mereka memang sudah membahayakan jiwa masyarakat dan petugas," tegasnya. Meski demikian, Kapolres mengingatkan jajarannya untuk tetap melakukan penindakan sesuai prosedur. Pasalnya, ia tidak bisa samaratakan setiap kejahatan untuk dilakukan penembakan ditempat. "Bukan berati kita tidak berani tembak langsung ditempat. Tapi tetap harus ada protap dan prosedur yang harus dilakukan sebelum melakukan tindakan tegas tersebut," pesannya. Feby mengaku, tren kejahatan burupa curanmor dan pencurian rumah mulai meningkat pagi, siang dan malam. Ia menangkap hal tersebut sebagai fenomena krisis akibat merebaknya pandemi covid 19. "Kita menghimbau masyarakat untuk selalu waspada. Jangan lengah sedikitpun sehingga memungkinkan terjadi aksi kejahatan. Kita pun akan tetap berupaya menjaga kondusifitas kamtibmas dari berbagai macam gangguan, khususnya terkait ancaman kriminalitas," tegasnya. Tak hanya itu, Kapolres juga mengaku, pihaknya sudah melaksanakan operasi ketupat sejak kemarin malam. Operasi jelang hari raya idul fitri ini dilakukan sebagai antisipasi dan pencegahan kejahatan jalanan yang saat ini mulai marak terjadi. "Ada lima posko yang kita dirikan, posko tersebut akan kita maksimalkan untuk memantau dan mengantisipasi aksi kriminalitas jalanan," ujarnya. Di tengah pandemi Covid-19, Kapolres juga perintahkan kepada para anggota agar selalu patroli wilayah guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Khususnya terkait bahaya kriminalitas, yang belakangan ini marak terjadi. dwy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru