SURABAYA PAGI, Lamongan - Gawat begitu kata yang pas untuk menggambarkan perkembangan penyebaran covid-19 di Lamongan. Hingga Minggu (26/4/2020) siang setidaknya sudah ada 33 orang yang dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19.
Hal itu terungkap dari hasil rapat koordinasi Posko Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid -19 di Pendopo Lokatantra, yang dipimpin langsung oleh bupati H. Fadeli bersama Forkopimda dan kepala Oraganisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Dari data Dinkes Lamongan menyebutkan, selain terkonfirmasi positif, jumlah Orang Dengan Resiko (ODR), kondisi sehat, pernah melakukan perjalanan ke luar negeri/kota terdampak covid-19, sekarang sudah menyentuh angka 40 ribu, atau persis nya 39.967.
Sedangkan Orang Tanpa Gejala (OTG) seseorang yang tidak bergejala tapi memiliki kontak erat dengan kasus konfirmasi covid-19 berjumlah 420 orang.
Selain itu ada Orang Dalam Pantauan (ODP) gejala batuk atau demam dengan suhu panas 38°c, pernah melakukan perjalanan ke luar negeri atau kota terdampak covid-19.
Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) juga bertambah sekarang ini menjadi 118. PDP sendiri biasanya punya gejala batuk, demam 38°c, dan sesak nafas (gambar radiologis pneumonia), disebabkan diantaranya PDP ini pernah
Melakukan perjalanan ke luar negeri atau kota terdampak covid-19.
Sementara itu dalam rapat itu, Bupati H Fadeli mengajak semua stakeholder bersama Pemerintah menyikapi cara terbaik menangani penyebaran virus covid-19, supaya tidak bertambah lagi dan harus bisa menetralisir virus covid-19 di Lamongan.
Fadeli menyebutkan, banyaknya pasien positif di Lamongan sebanyak 33 orang itu, pemerintah Kab. Lamongan akan berusaha dan bekerja keras untuk mempercepat penanganan covid-19, agar tidak menyebar lagi penularannya.
"Dalam menghadapi penanganan virus covid -19 kita jangan takut, dan jangan terlalu berani, yang penting penanganannya sesuai dengan aturan yang sudah di gariskan oleh Dinas Kesehatan," pinta Fadeli.
Ia juga meminta 0ara camat agar memberi penjelasan kepada masyarakat apabila sudah ada yang terdampak virus covid -19, agar sadar diri untuk dilakukan pengobatan oleh pihak kesehatan. "Pak camat saya minta untuk terus melakukan sosialisasi kepada warganya akan dampak covid-19 dan pencegahan nya," harapnya.
Upaya lain kata Fadeli terus dilakukan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19, dengan membagikan masker, melakukan rapid tes kepada warga Lamongan secara acak untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di Kabupaten Lamongan, hingga membagikan paket sembako ke warga terdampak.jir
Editor : Redaksi