SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Indonesia melalui Kementrian Sosial dalam upaya percepatan penanganan keluarga terdampak Covid-19, telah melaksanakan bantuan sosial tunai berbasis DTKS dan berdasarkan usulan daerah. Penyaluran bantuan sosial tunai melibatkan mitra kerja yakni PT. Himbara dan PT. Pos Indonesia (Persero).
Demikian juga yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Mojokerto, dalam acara penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) dari Kemensos melalui PT. Pos Indonesia, kepada warga Kecamatan Mojoanyar, Kamis (14/5) siang di Pendapa Kantor Kecamatan Mojoanyar dengan dihadiri langsung Bupati Mojokerto Pungkasiadi.
Baca juga: Jelang Ramadhan, Pemkot Mojokerto Percepat Pencairan BPNT APBD
Camat Mojoanyar Amsar Azhari Siregar pada laporan sambutan mengatakan, perluasan KKS di Kecamatan Mojoanyar adalah sebanyak 278 serta 1.890 BLT, dimana yang sudah dihandle Himbara sebanyak 324, dan 1.666 melalui PT. Pos Indonesia.
"Alhamdulillah kita sudah fix. Setelah ini desa-desa bisa segera mencairkan. Kita targetkan sore sudah selesai," kata Amsar.
Untuk diketahui secara detail, besaran bantuan sosial tunai per keluarga per bulan adalah Rp 600 ribu, bakal diberikan selama tiga bulan yakni April, Mei hingga Juni 2020. Bantuan ini disalurkan secara tunia kepada para penerimanya.
Penyaluran bantuan sosial tunai melalui Himbara diberikan kepada KPM yang terdapat dalam DTKS berdasarkan hasil pengecekan kepemilikan rekening pribadi oleh Himbara. KPM usulan daerah yang tidak memiliki rekening bank, maka penyalurannya akan dilakukan oleh PT. Pos Indonesia.
Adapun total bantuan sosial tunai Kabupaten Mojokerto sebanyak 47.657 KPM, dimana 6.159 KPM telah menerima bantuan tersebut melalui rekening pribadi masing-masing melalui Himbara yang terdiri dari Bank BRI, BNI, Mandiri dan Bank BTN pada 28 April 2020. Sedangkan bantuan yang disalurkan melalui fasilitas PT. Pos Indonesia, adalah sebanyak 41.498 KPM.
Bantuan sosial tunai yang disalurkan PT. Pos Indonesia bersama pendamping sosial, akan dilaksanakan mulai 14-19 Mei 2020 di pendapa kecamatan masing-masing dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
Baca juga: Difitnah Ibu-ibu Lecehkan Siswi SD, Kini Penjual Dawet di Mojokerto Takut Jualan
Bupati Pungkasiadi pada sambutan arahan berharap agar proses penyaluran bansos melalui PT. Pos Indonesia ini berjalan dengan lancar. Bupati juga mewanti-wanti masyarakat agar tak melupakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
"Mudah-mudahan bisa segera cair (bansos), ini semua juga untuk peningkatan daya beli masyarakat. Bantuan ini sekali lagi saya tekankan, tidak boleh dobel. Data tidak boleh ganda, harus terintegrasi dengan data. Semua proses akan kita laksanakan secara seksama. Namun saya juga tekankan, tetap terapkan protokol kesehatan Covid-19 di acara ini. Kita tidak tahu siapa yang membawa virus. Kini juga ada orang tanpa gejala atau OTG. Jaga physical distancing, pakai masker, sering cuci tangan dan jaga kebersihan," pesan bupati. dwy
Editor : Moch Ilham