SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Satgas Covid-19 Kabupaten Gresik melaporkan adanya 4 pasien positif corona dinyatakan sembuh pada hari ini, Kamis (4/6).
Namun selain kabar gembira yang disampaikan kepada para awak media, juga diungkapkan penambahan 2 orang pasien konfirmasi positif.
Baca juga: Masa Tanam Ketiga: 156 Waduk di Gresik Mengering, Petani Mulai Gelisah Kebutuhan Pasokan Air
Kedua warga Gresik yang terpapar oleh virus asal Kota Wuhan, China itu berasal dari Desa Gadung (Kecamatan Driyorejo) dan Desa Kedanyang (Kecamatan Kebomas).
"Desa Kedanyang menjadi zona merah baru sebaran virus corona di wilayah Kecamatan Kebomas. Sementara untuk Desa Gadung ini menjadi pasien kali kedua," ungkap Juru Bicara Satgas Covid-19 drg Saifudin Ghozali melalui Kabaghumas dan Protokol Setkab Reza Pahlevi dalam pers rilisnya, Kamis petang (4/6).
Baca juga: Dua Oknum Polisi Gresik Peras Warga dengan Dalih Judol, Nyaris Jadi Sasaran Amuk Massa
Sementara 4 pasien corona yang dinyatakan sembuh berasal dari Desa Karangsemanding (Balongpanggang); Desa Sidowungu (Menganti); Desa Pandanan (Duduksampeyan) dan dari Kelurahan Sidomukti (Kebomas).
Dengan kesembuhan 4 pasien tersebut maka jumlah pasien sembuh menjadi 23 orang. Sementara pasien meninggal 20 orang. Sisanya sebanyak 152 orang kini masih dirawat di beberapa rumah sakit di Gresik, Surabaya dan Sidoarjo.
Baca juga: Semarak HUT RI ke-81, Halaman Mapolres Gresik Disulap Jadi Arena Lomba Tradisional
Total pasien yang terpapar virus corona sebanyak 195 orang. Mereka terjangkit melalui 9 sebaran atau klaster. Di antaranya adalah klaster HM Sampoerna dengan 29 pasien, klaster Transmisi Lokal sebanyak 17 pasien, klaster Pasar Ayam Desa Sidowungu (Menganti) 13 pasien (selengkapnya lihat tabel). did
Editor : Moch Ilham