SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Sebagai bentuk respon terhadap kritikan ICW terkait tertutupnya pengungkapan kasus korupsi pabrik pesawat Indonesia, Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan bahwa KPK belum mengumumkan tersangka.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih belum mengumumkan siapa dalang korupsi pabrik peswat Indonesia (PT Dirgantara Indonesia) lantaran pihaknya masih mengumpulkan bukti-bukti terkait dugaan korupsi penjualan dan pemasaran pesawat di PTDI.
Baca juga: Noel-Yaqut Bilang, KPK Sudah Gak Punya Malu
"Tim masih bekerja untuk mengumpulkan bukti-bukti, sehingga perkara jadi terang. Pasti kami sampaikan perkembangannya," kata Ketua KPK, Filri Bahuri melalui keterangannya di Jakarta, Senin (8/6).
Firli juga berjanji ketikan bukti-bukti yang dikumpulkan suda kuat, KPK akan mengumumkan siapa-siapa saja yang menjadi dalang di balik jual beli peswat ini sesegera mungkin kepada public.
Baca juga: Kejagung Masih Rahasiakan, Pejabat yang Kongkalikong dengan Terduga Korupsi Tambang Rp 47 T
"Kami pimpinan bekerja dan kalau sudah cukup bukti dan tersangka ditemukan baru kami umumkan. Pimpinan menyepakati seperti itu," ujarnya.
Sebelumnya, ICW menyesalkan tertutupnya KPK era Firli Bahuri yang tertutup dalam proses penanganan perkara korupsi di PT Dirgantara Indonesia (PTDI). Pasalnya, mantan Dirut PTDI Budi Santoso pada Jumat (5/6) mengakui diperiksa sebagai tersangka oleh penyidik KPK.
Baca juga: Ketimpangan Sosial, Korupsi Rp 47 Triliun vs Pengantri Sembako
“Ciri khas KPK di era Komjen Firli Bahuri yang belum pernah ada sejak lembaga antirasuah ini berdiri adalah tertutupnya akses informasi kepada masyarakat,” kata peneliti ICW, Kurnia Ramadhana dalam keterangannya, Minggu (7/6).
Editor : Redaksi