Demo Tolak BBM Naik 

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ribuan Mahasiswa BEM UI, Jumat Hari ini di Bundaran HI Jakarta (sub)
Ribuan Mahasiswa BEM UI, Jumat Hari ini di Bundaran HI Jakarta (sub)

i

SURABAYAPAGI.com - Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Jumat hari ini (12/6), jadwalkan demo tolak BBM naik. Aksi demonstrasi mahasiswa dari BEM UI itu akan dimulai pukul 10.00 WIB.

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) Yatalathof Ma'shum Imawan meminta maaf akan ada kemacetan lalu lintas yang berpotensi terjadi di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026).

Athof, ingatkan saat ini terjadi kemacetan mobilitas sosial, kemacetan lapangan kerja, dan kemacetan masa depan yang dipaksakan kepada rakyat. Kondisi tersebut telah berlangsung selama puluhan tahun dan tidak ada tanda-tanda akan berhenti.

"Tapi di meja makan rakyat, tidak ada yang berubah. Harga beras naik, lapangan kerja menyempit, rakyat sekarat dihajar pajak. Dan pemerintah? Sibuk memoles citra sambil membagi proyek kepada kroni," tutur Athof.

"Namun, kami ingin memberi pesan bahwa kemacetan lalu lintas esok hanya berlangsung beberapa jam," tuturnya.

Di sisi lain, kata Athof, saat ini terjadi kemacetan mobilitas sosial, kemacetan lapangan kerja, dan kemacetan masa depan yang dipaksakan kepada rakyat. Kondisi tersebut telah berlangsung selama puluhan tahun dan tidak ada tanda-tanda akan berhenti. 

Athof melanjutkan, kenyataan yang dihadapi masyarakat ini adalah ekonomi hanya tumbuh di atas kertas. "Tapi di meja makan rakyat, tidak ada yang berubah. Harga beras naik, lapangan kerja menyempit, rakyat sekarat dihajar pajak. Dan pemerintah? Sibuk memoles citra sambil membagi proyek kepada kroni," tutur Athof. 

Ia menegaskan, masyarakat sudah memberi kesempatan dan waktu sudah terlalu lama. Kritikan lewat data juga sudah disampaikan dan selalu diabaikan.

Lima Tuntutan Mahasiswa

Athof mengungkapkan, atas segala permasalahan yang ada, rakyat Indonesia menyatakan muak dan menuntut lima hal: Pertama, setop pemborosan APBN. Kedua, turunkan harga kebutuhan pokok dan BBM. 

Ketiga, hentikan program MBG dan Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. Keempat, hentikan militerisme di ranah sipil. Kelima, meminta Presiden Prabowo berhenti mengelak dan akui kesalahan pemerintah.

Athof pun mengajak berbagai elemen masyarakat seperti buruh, guru, pedagang, ibu rumah tangga, serta komunitas/pecinta pelari serta siapapun untuk mengikuti demonstrasi besok. "Kita rebut keadilan! Karena keadilan tidak datang sendiri. Ia harus dijemput oleh rakyat Indonesia yang besar, bukan pemerintah yang berlagak besar," ujar Athof.

Reaksi Mensekneg

Menanggapi rencana aksi demo itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah menghargai aspirasi dan masukan mengenai tuntutan kelompok mahasiswa agar pemerintah segera menguatkan nilai tukar rupiah. 

Namun dia mengatakan persoalan perekonomian Indonesia saat ini tidak mudah untuk diatasi. "Tentu dipengaruhi oleh banyak faktor," katanya di kompleks DPR, Jakarta, pada Senin. n jk, km, rmc

 

Berita Terbaru

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sinergi semua pihak terus dibangun oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lamongan, agar target Pendapatan Asli Daerah…

Ada Keluhan Beras, Bulog Bojonegoro Respon Cepat Ganti Beras Berkualitas

Ada Keluhan Beras, Bulog Bojonegoro Respon Cepat Ganti Beras Berkualitas

Jumat, 18 Sep 2026 17:26 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Beberapa hari yang lalu, warga di wilayah Tuban mengeluhkan beras Program Bantuan Pangan (Banpang) tidak layak konsumsi, langsung…

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Hampir sebulan setelah mengalami kecelakaan lalu lintas, Hasim (54), pengemudi ojek online (ojol) asal Gresik, belum bisa kembali m…

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - AS pria berusia 59 warga Jajan Sudanco Supriadi, Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, kini harus meringkuk dalam…

Jargas 7.363 Sambungan di Menganti Rampung, Tinggal Menunggu Gas Mengalir

Jargas 7.363 Sambungan di Menganti Rampung, Tinggal Menunggu Gas Mengalir

Jumat, 18 Sep 2026 13:16 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Warga Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, segera menikmati layanan jaringan gas bumi (Jargas) rumah tangga. Pembangunan i…

Tetapkan Lima Tersangka, Kejati Jatim Ungkap Dugaan Penyimpangan KUR BNI Jember

Tetapkan Lima Tersangka, Kejati Jatim Ungkap Dugaan Penyimpangan KUR BNI Jember

Jumat, 18 Sep 2026 13:05 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:05 WIB

SurabayaPagi, Jember — Pengusutan dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro di Jember terus berkembang. Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati J…