SURABAYAPAGI.com, Gresik - Munculnya klaster lokal baru penyebaran virus corona di Kabupaten Gresik sangat mengkhawatirkan banyak pihak. Terutama pada klaster pasar. Bupati Sambari cukup dibuat kaget oleh kemunculan klaster lokal baru ini.
Kabar mengagetkan itu kembali dibuktikan dengan banyaknya warga Gresik yang terpapar Covid-19 pada hari ini, Senin (15/6).
Tercatat ada 38 orang yang dinyatakan positif hasil swab testnya. Jumlah ini tidak hanya menjadi rekor terbanyak, tetapi juga cukup menyedihkan karena lebih dari separuhnya bersumber dari klaster pasar.
Yang mendominasi adalah klaster Pasar Benjeng dengan sebanyak 14 pasien. Ditambah seorang dari klaster Pasar Gresik/Krempyeng.
Selebihnya, 7 orang dari klaster Surabaya, 6 orang dari klaster Pasar Pabean, dan 3 orang dari Pabrik Rokok Sampoerna. Sedang sisa 7 orang masih dalam tracing mendalam.
Selain itu, Jurubicara Satgas Covid-19 Gresik drg Saifudin Ghozali melalui Kabaghumas dan Protokol Setkab Reza Pahlevi juga melaporkan adanya seorang pasien konfirmasi positif meninggal asal Kebomas.
"Sebelumnya sudah diumumkan adanya PDP asal Kebomas yang meninggal pada 11 Juni lalu. Hari ini hasil swab test-nya keluar dan dinyatakan positif," ungkap Reza dalam pers rilisnya.
Sehingga pasien terkonfirmasi hari ini jumlahnya menjadi 39 orang.
Selain itu juga ada kabar duka lainnya. Yakni dengan meninggalnya 4 pasien dalam pengawasan (PDP) yang berasal dari Kecamatan Manyar, Duduksampeyan dan Bungah.
Baca juga: GAPEKNAS Gresik Aktif Kembali, Pengurus Baru Siap Perkuat Kontraktor Lokal
Sementara rincian 38 pasien terkonfirmasi positif sesuai asal desanya adalah sebagai berikut:
Kecamatan Benjeng 20 pasien (Desa Bulang Kulon 6 orang, Desa Bulu Rejo 9, Desa Kedung Sekar 3, Desa Kelampok 2).
Kecamatan Manyar 3 pasien (Desa suci 1 dan Desa Roomo 2).
Kecamatan Gresik 2 pasien (Kelurahan Sidokumpul 2 orang).
Kecamatan Balongpanggang 3 pasien (Desa Banjar Agung 3 orang).
Baca juga: Imbas Viral ODGJ BAB Sembarangan, Alun-Alun Gresik Sepi Pedagang dan Pembeli
Kecamatan Kebomas 6 pasien (Kelurahan Singosari 1 orang, Kelurahan Sidomukti 1, Desa Prambangan 2, Desa Randuagung 1 dan Kelurahan Sidomoro 1).
Kecamatan Menganti 4 pasien (Desa Drancang 3 dan Desa Pengalangan 1)
Dengan penambahan 39 pasien baru hari ini maka total warga Gresik yang terpapar oleh virus asal Kota Wuhan, China sudah mencapai 350 orang.
Dari jumlah itu, sebanyak 48 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 30 orang telah meninggal dunia. Sedang sisanya sebanyak 272 orang masih dirawat di beberapa rumah sakit di Gresik, Surabaya dan Sidoarjo. did
Editor : Redaksi