Penyelenggaraan Pilkades Serentak 6 September Terancam Molor

surabayapagi.com
Wabup Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin. Sp/SG

SURABAYA PAGI, Sidoarjo Masih terjadinya wabah covid-19, membuat tatanan perekonomian porak poranda, begitu juga dengan pelaksanaan pilkades di daerah, seperti di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Pelaksanaan Pilkades serentak yang semestinya digelar pada bulan April 2020 lalu, mengalami kemunduran yang kemungkinan akan dihelat pada 6 September 2020 mendatang. Namun rencana tersebut bakal molor lagi.

Baca juga: Alami Gangguan Jiwa, 3 ASN di Pemkab Sidoarjo Terancam Pensiun Dini

Tentang Pilkades tersebut, Wakil Bupati Sidoarjo, H. Nur Ahmad Syaifuddin menyampaikan kepada wartawan, Senin (13/7/2020) bahwa Forkopimda Kabupaten Sidoarjo merencanakan pelaksanaan Pilkades pada 6 September 2020, namun tetap minta lampu hijau atau persetujuan dari Kemendagri.

Baca juga: Tanah Aset Desa Dibangun Warkop, Pemdes Janti Diminta Warga Segera Bongkar

"Dari Kemendagri sendiri juga meminta agar pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Sidoarjo ditunda, namun itu merupakan saran dari Kemendagri tapi tetap kewenangan berada di tangan Forkopimda Sidoarjo," terangnya.

Ditambahkan Wabup Sidoarjo Nur Ahmad, saran dari Kemendagri untuk menunda pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Sidoarjo tetap kita perhatikan karena itu atensi atasan. Kita juga akan konsultasi lagi ke Kemendagri, Pemprov Jatim, Kapolda, Pangdam supaya ada persetujuan atau lampu hijau. "Bagaimanapun saran dari mendagri harus kita pertimbangankan serius karena atasan kita, jadi meski itu kewenangan daerah namun tidak sepenuhnya kita laksanakan kalau tidak ada ijin dari atas," ujarnya. sg

Baca juga: Uri-uri Budaya, Pemdes Bogempinggir Gelar Larung Sesaji di Sungai Mas

 

Editor : Mariana Setiawati

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru