Modal Usaha BUMDes Temu Diduga Jadi Bancakan, Pemuda Lira Ancam Lapor ke APH

author Juma'in Koresponden Sidoarjo

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kantor Desa Temu, Kecamatan Prambon. SP/JUMAIN
Kantor Desa Temu, Kecamatan Prambon. SP/JUMAIN

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pengelolaan penyertaan modal usaha Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Temu Karya Mandiri, Desa Temu, Kecamatan Prambon menjadi sorotan publik. Organisasi Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (Pemuda - Lira)  menilai ada kejanggalan serius dalam pengelolaan modal usaha senilai Rp. 475 juta yang bersumber dari dana desa (DD) tersebut.

"Dari data kami, tahun 2023 sebesar Rp. 300 juta dan tahun 2025 sebesar Rp. 175 juta," kata Fahmi Rosydi, ketua Pemuda Lira Sidoarjo, Selasa (4/8/2026).

Dana ratusan juta yang harusnya digunakan sebagai modal usaha dan pelaksanaan program ketahanan pangan, serta  peningkatan pendapatan asli desa (PAD) tersebut diduga menjadi ajang bancakan. Sehingga Fahmi mengaku tengah mempersiapkan langkah hukum. Ia berencana melaporkan dugaan penyimpangan tersebut ke aparat penegak hukum (APH).

"Rencananya akan kami laporkan ke APH," ujarnya.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Temu, Nur Subkan  menegaskan, bahwa penyertaan modal yang diterima BUMDes sebesar Rp 300 juta pada tahun 2023 lalu, sebelumnya digunakan sebagai modal usaha penggemukan sapi yang lokasi kandangnya berada di tempat pembuangan sampah (TPS) pemakaman Desa Temu. Selanjutnya, sapi - sapi itu dijual, lantaran kurang sinkron dengan pengelola dan uang hasil penjualan dimasukan ke rekening BUMDes. 

“Kalau rugi tidak mas," ucapnya.

Masih menurut Nur Subkan, setelah hampir dua tahun dana modal usaha ratusan juta ngendap di rekening BUMDes, selanjutnya pada tahun 2025 BUMDes mulai membuka usaha sapi perah  yang saat ini di kelola oleh Sekretaris Desa (Sekdes) setempat.

"Untuk sekarang mulai usaha sapi perah mas, jumlahnya empat ekor di kelola oleh pak Edi (Sekdes, red), karena pak Edi dianggap punya ilmu mengelola sapi perah," ungkapnya.

Namun ironisnya, pernyataan ketua BPD Nur Subkan yang menerangkan jika sapi perah tersebut berjumlah empat ekor, berbeda dengan penjelasan Sekdes, Edi Purwanto. Menurut Edi, sapi perah milik BUMDes yang di kelolanya adalah sebanyak lima ekor. 

"Ada lima ekor mas, harga per ekornya Rp. 29 juta," jelasnya. 

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Temu, Petty Fitriana, menerangkan jika dana penyertaan modal tahun 2025 sebesar Rp. 175 juta telah di transfer ke rekening BUMDes, namun hingga saat ini dana tersebut masih ngendap di rekening dan belum dilaksanakan sebagai kegiatan program ketahanan pangan.

"Dananya sudah kami transfer ke rekening BUMDes, karena pengurusnya belum lengkap, maka sementara BUMDes belum bisa melaksanakan kegiatan ketahanan pangan," terangnya.

Hingga berita ini ditayangkan,   pengurus BUMDes Temu Karya Mandiri masih belum  di konfirmasi. jum

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…