SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Berdasarkan data yang dihimpun oleh BMKG, 87% wilayah Indonesia sudah mengalami kekeringan. Kabupaten Gresik dan Lamongan termasuk dalam wilayah terdampak kekeringan.
"Di Kabupaten Gresik, ada 11 kecamatan yang berpotensi kekeringan. ada yang kategori kritis, langkah dan langkah terbatas," terang Iswati, Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Gresik, Senin (14/9/2020).
Baca juga: Golkar Gresik Optimistis Raih 9 Kursi DPRD pada Pemilu 2029
Untuk itu, NH Zakatkita Gresik-Lamongan bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Gresik turut peduli dengan menyalurkan air bersih ke desa-desa yang tengah dilanda kekeringan.
Baca juga: Wapres Tinjau Proyek Pengembangan Dermaga dan Fasilitas Produksi SIG di Tuban
"Kita telah bersinergi dengan BPBD untuk mengatasi kekeringan yang mulai melanda Kabupaten Gresik. Berbagai program telah kita lakukan, mulai dari pengeboran, bantuan tandon, hingga penyaluran air bersih. Seperti dropping 60 ribu liter air bersih di wilayah Kecamatan Bungah," ungkap M. Robby Amrizal, Kepala Cabang NH Zakatkita Gresik-Lamongan.
Sementara itu, Kades Kemangi Kecamatan Bungah M Yusuf mengaku bersyukur atas droping air bersih dari NH Zakatkita. "Alhamdulillah warga kami merasa senang mendapat bantuan air bersih. Terima kasih Laznas Nurul Hayat (NH), Insya Allah berkah dan bermanfaat," ucap Kades. did
Baca juga: Liga Surabaya Jeda, WCP Pasopati Matangkan U-10 di Ramadhan Menuju Bali 7s 2026
Editor : Moch Ilham