Maling Miliki Ilmu Ghaib, Akhirnya Tertangkap

surabayapagi.com
Tersangka percobaan pencurian Sanyo di Bendul Merisi diamankan di Polsek Wonocolo Jumat (23/10/2020)

SURABAYA PAGI, Surabaya - Surabaya Pagi, Surabaya  Apa masih ingat peristiwa di perumahan Bendul Merisi indah, ada maling yang sudah dikepung massa,  tiba tiba menghilang. Usut punya usut ternyata pelaku diduga memiliki ilmu ghaib "Wetul putih". 

Hal ini diutarakan Kapolsek Wonocolo Kompol Masdarwati saat merilis tersangka Suprayitno,37,warga Bendul Merisi Gang IV no 24, Surabaya, maling yang menghebohkan warga Bendul Merisi dan sudah diamankan di Polsek Wonocolo." Pelaku saat ditangkap tak mengenakan celana dalam, hanya celana luar saja,"terangnya di Polsek Wonocolo Jumat (23/10/2020).

Tersangka Suprayitno saat dikonfirmasi terkait dirinya saat beraksi tak mengenakan celana dalam mengaku hal ini dia lakukan sebagai syarat untuk melakukan aksi agar tak diketahui warga. Tapi, entah kenapa warga mengetahui padahal dirinya sempat menghilang tapi diketahui warga dan polisi. "Ampes mas,"ujarnya menyesal.

 Diketahui ilmu welut putih, dalam paham kajian ilmu gaib, ada sebuah ajian ilmu hitam yang sering digunakan untuk mencuri. Ajian ini sering disebut Welut Putih. Sesuai namanya ajian Welut Putih ini memiliki keistimewaan jika dipegang lawan maka akan sulit tertangkap karena licin seperti belut. Namun, jika memegang lawan efeknya mampu mencengkram dengan erat.

Kata welut putih sendiri memiliki dua unsur kata yang bermakna Welut atau akrab disebut belut yang berwarna putih. Tidak terlalu jelas kapan dan dimana lahirnya ajian ini. Namun menurut beberapa sumber, ajian ini diciptakan langsung oleh pembesar Kerajaan Mataram yaitu Prabu Airlangga. Maling satu ini sepertinya memiliki ilmu gaib. Pasalnya, hingga berita ini diturunkan  pencuri yang diduga hendak beraksi di perumahan Bendul Merisi Permai Blok K, Wonocolo, Surabaya dikepung warga dan sekuriti.

Informasi yang dihimpun di lapangan, pelaku dikepung sekuriti sejak Jumat pukul 16.00. Dari rekaman video ponsel salah satu warga, pelaku lari dan naik ke atap rumah warga dengan lincah.

Salah satu sekuriti Perumahan Bendul Merisi Permai Blok K, Misran, 67, mengatakan awalnya pelaku dipergoki ada di rumah Blok K 14-15. Saat dikejar sekuriti pelaku lompat naik ke atap rumah tersebut.

"Saya kejar bersama teman, pelaku naik ke atap rumah lompat ke timur hilang," ungkapnya, kemarin.

Pria yang tinggal di Jalan Karah V itu menambahkan, pelaku berjumlah satu orang dan sudah dewasa. 

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Wonocolo Ipda Pranoto mengatakan setelah dikepung hampir semalam pelaku tidak kunjung ditemukan. Menurutnya, Jumat malam hingga Sabtu pagi warga dan polisi sudah mengepun di Blok K dan mencari keberadaan pelaku di atap rumah warga.

Tak hanya itu, beberapa warga juga mendobrak rumah kosong untuk mencari tempat persembunyian pelaku. Namun pelaku masih belum ditemukan.

"Belum ditangkap masih kita lidik kita cari. Mungkin masih ngumpet di atas kalaupun belum turun duluan," ujar Pranoto dikonfirmasi lewat ponselnya, Minggu (18/10). Pranoto menambahkan, pelaku dikepung mulai sore hingga Sabtu pagi (17/10) sekitar pukul 06.00. Setelah itu, beberapa warga kembali naik ke atap rumah Blok K. Namun lagi-lagi usaha warga belum membuahkan hasil.

"Siangnya kita cari kembali mutar pakai drone untuk melihat persembunyian pelaku di atas. Tapi belum ada (pelaku)," katanya.nt

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Jumat, 06 Mar 2026 18:38 WIB
Jumat, 06 Mar 2026 18:28 WIB
Senin, 09 Mar 2026 20:36 WIB
Berita Terbaru