Haering Proyek Pembangunan PT Wulandaya 

Hearing di Komisi C DPRD Surabaya,  Proyek Pembangunan PT Wulandaya Capai Kesepakatan dengan Warga

author Al Qomaruddin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya Eri Irawan saat memimpin haering Polemik proyek pembangunan PT Wulandaya Cahaya Lestari.
Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya Eri Irawan saat memimpin haering Polemik proyek pembangunan PT Wulandaya Cahaya Lestari.

i

Surabaya Pagi - Polemik yang ada di Jalan Basuki Rahmat Nomor 165-167 tersebut menimbulkan adanya pro kontra di tengah-tengah warga. Akhirnya menemukan titik terang setelah dilakukan dengar rapat dengar pendapat (RDP) atau haering di 
Komisi C DPRD Surabaya, Selasa (5/5). 

Hearing yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan. Turut hadir juga perwakilan DPRKPP Kota Surabaya, DLH, Dishub, Camat Tegalsari, Camat Genteng, warga terdampak di wilayah Embong Kaliasin dan Keputran serta ketua RT dan RW, hadir pula perwakilan PT Wulandaya Cahaya Lestari. 

Dalam hearing ini Eri Irawan menyampaikan bahwa mediasi yang dilakukan dewan bertujuan agar investasi tetap berjalan namun tetap berada di koridor hukum yang benar. 

"Surabaya ini kota yang ramah investasi, harus kita dukung. Tapi, investasi itu harus sesuai prosedur. Kita memediasi ini sebagai bagian agar investasi berjalan, tapi juga wajib taat aturan," ujar Eri. 

Di tempat yang sama Legal Konsultan PT Wulandaya Cahaya Lestari, Neira Maharani memgatakan bahwa pihak perusahaan sangat menghargai aspirasi warga dan berkomitmen untuk mengikuti seluruh tahapan perizinan secara transparan sebelum memulai tahap konstruksi utama. 

"Pada hakikatnya, kami berkomitmen kepada warga terlebih dahulu. Kami juga berkoordinasi dengan pihak kelurahan untuk senantiasa mendengarkan keluh kesah dari pengurus RT/RW serta warga yang terdampak langsung," ujar Neira saat memberikan klarifikasi terkait perkembangan proyek tersebut. 

Menanggapi kekhawatiran warga mengenai aktivitas di lokasi proyek, Neira menjelaskan bahwa hingga saat ini pihak perusahaan belum melakukan tahap konstruksi bangunan. 

Aktivitas yang terlihat di lapangan merupakan tahap pile test atau uji beban tiang pancang untuk memastikan keamanan struktur. 

"Kami sampaikan bahwa saat ini belum ada konstruksi apa pun, masih dalam tahap pile test. Hal ini juga sudah kami klarifikasikan dalam rapat dengar pendapat di Komisi C DPRD Surabaya agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat," tambahnya. 

Terkait aspek legalitas, PT WCL memastikan bahwa proses perizinan terus berjalan sesuai prosedur. Pihak perusahaan telah melakukan koordinasi intensif dengan dinas-dinas terkait di Pemerintah Kota Surabaya. 

"Terkait perizinan kami sudah berproses izinnya, kami juga sudah berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait, " tegasnya. L 

Neira mengakui bahwa dinamika yang terjadi di lapangan saat ini lebih disebabkan oleh faktor miskomunikasi. Oleh karena itu, pihaknya bertekad untuk terus membuka pintu dialog hingga tercapai kesepahaman bersama. 

"Harapan kami, pembangunan gedung perkantoran ini dapat berjalan dengan aman dan tentram. Kami ingin menjaga hubungan yang harmonis dengan warga dan para tetangga di sekitar lokasi," ungkapnya. 

Sebagai langkah konkret penyelesaian, dalam waktu dekat akan dilaksanakan agenda mediasi yang difasilitasi oleh pihak Kecamatan. 

Mediasi ini diharapkan menjadi wadah diskusi yang sehat guna mencari solusi yang menguntungkan semua pihak, sehingga pembangunan gedung tersebut dapat memberikan dampak positif tanpa mengabaikan kenyamanan warga sekitar. 

Hasil resume rapat Komisi C menyepakati tiga poin utama. Yakni, Camat dan Lurah akan memfasilitasi pertemuan antara PT Wulandaya Cahaya Lestari dengan warga RW I Keputran dan RW VII Embong Kaliasin terkait tindak lanjut komunikasi proyek pembangunan. 

Kemudian pihak perusahaan menghentikan seluruh aktivitas pembangunan hingga seluruh perizinan terbit. DPRKPP juga akan melakukan pengawasan melekat terhadap pelaksanaan penghentian aktivitas tersebut. 

Sementara itu Camat Genteng, Jefry, mengatakan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti hasil resume dari Komisi C DPRD Surabaya untuk menggelar rapat mediasi tersebut. 

"Kita akan menindaklanjuti hasil resume Komisi C untuk rapat mediasi antara warga dan pihak PT," jelasnya. 

Winardi perwakilan warga setempat menambahkan adanya hearing ini akan menjadi komunikasi yang baik ke depannya. "Kami berharap adanya PIC yang tepat," ujarnya. 

Dia mencontohkan jika kemudian hari terjadi hal yang tak diinginkan lantas kemudian bagaimana tanggung jawab pihak PT WCL. "Misalnya mobil kendaraan warga terserempet dengan kendaraan molen seperti itu. Ada genteng yang misalnya kejatuhan material. Kemarin di tahun sebelumnya warga kami juga kejatuhan kanopi-nya pecah langsung," ujar dia. 

Menurut dia warga hanya ingin adanya kompensasi yang normal sebagaimana mestinya jika terjadi sesuatu hal yang insidentil. "Kan kita ada radiusnya masing-masing ya. Ada yang sudah nempel tembok langsung dengan pembangunan otomatis dampaknya belum pembangunan pun sudah terasa," kata dia. Alq

 

Berita Terbaru

Bank Jatim Resmi Buka Kantor Cabang Balikpapan, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Jatim dan Kaltim

Bank Jatim Resmi Buka Kantor Cabang Balikpapan, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Jatim dan Kaltim

Sabtu, 10 Okt 2026 15:42 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 15:42 WIB

SurabayaPagi, Balikpapan — PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) resmi membuka Kantor Cabang Balikpapan pada Jumat (9/10/2026).  Peresmian in…

Duel Panas Derby Jatim di Surajaya, Saatnya Persela Kudeta Deltras dari Puncak Klasemen

Duel Panas Derby Jatim di Surajaya, Saatnya Persela Kudeta Deltras dari Puncak Klasemen

Sabtu, 10 Okt 2026 14:17 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 14:17 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Pertarungan sengit Derby Jawa Timur bakal tersaji di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (11/10/2026) sore. Tuan rumah Persela L…

Pengadaan Beras Nasional Lampaui Target, Bulog Bojonegoro Sumbang 84 Ribu Ton

Pengadaan Beras Nasional Lampaui Target, Bulog Bojonegoro Sumbang 84 Ribu Ton

Sabtu, 10 Okt 2026 12:17 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 12:17 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum Bulog Kantor Cabang Bojonegoro berhasil melampaui target pengadaan beras tahun 2026, dengan realisasi mencapai 84.986 ton…

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Desak Audit Tambang, Izin hingga Dampak Lingkungan Harus Dibuka

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Desak Audit Tambang, Izin hingga Dampak Lingkungan Harus Dibuka

Sabtu, 10 Okt 2026 10:33 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 10:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Wara Sundari Renny Pramana, menekankan pentingnya penertiban pertambangan bermasalah…

Puncak Musim Tanam Tiba, Pupuk Indonesia Jamin Stok Aman dan Minta Petani Perhatikan Kesuburan Tanah

Puncak Musim Tanam Tiba, Pupuk Indonesia Jamin Stok Aman dan Minta Petani Perhatikan Kesuburan Tanah

Sabtu, 10 Okt 2026 08:04 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 08:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - PT Pupuk Indonesia (Persero) menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi aman untuk menyambut puncak musim tanam periode Oktober 2026 h…

Layar ke Meja Makan, The People’s Cafe Hidupkan “Menu Wiken” dari Film Empat Musim Pertiwi

Layar ke Meja Makan, The People’s Cafe Hidupkan “Menu Wiken” dari Film Empat Musim Pertiwi

Sabtu, 10 Okt 2026 06:50 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 06:50 WIB

SurabayaPagi .com : Ada cerita dari layar lebar yang kini bisa ikut dirasakan lewat meja makan. The People’s Cafe (TPC), bagian dari ISMAYA Group, b…