PKB Magetan di Pusaran Dugaan Korupsi Dana Hibah Pokir 

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPRD Magetan periode 2024-2029, Suratno tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana hibah pokok pikiran (pokir) DPRD tahun anggaran 2020–2024.
Ketua DPRD Magetan periode 2024-2029, Suratno tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana hibah pokok pikiran (pokir) DPRD tahun anggaran 2020–2024.

i

SURABAYA PAGI, Magetan- ‎Respon publik cukup beragam pasca penetapan Ketua DPRD Magetan periode 2024-2029 Suratno, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana hibah pokok pikiran (pokir) DPRD tahun anggaran 2020–2024. 

‎Ia politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), pernah dielu-elukan bagai Gunung Lawu. Tinggi, kokoh, dan terlihat menyimpan kearifan. 

‎Dirinya ditetapkan tersangka tidak sendiri. Lima tersangka lain ikut dalam pusaran korupsi dana hibah pokir. Ada Juli Martana dari Fraksi Nasdem, Jamaludin Malik mantan anggota DPRD, serta AN, TH, dan ST dari unsur pendamping. 

‎Terakhir nama Jamaludin Malik mantan anggota DPRD Kabupaten Magetan dari PKB juga yang tercatat menjabat pada periode 2019-2024 dari Dapil Magetan 1.

‎Kalau disimak alurnya sangat menarik, ada dua anggota dewan terhormat dalam satu fraksi terlibat kasus yang sama. Untuk mereka yang satu fraksi di PKB pada kemana. Publik dapat meraba raba sendiri begitupun aparat penegak hukum (APH).

‎Kejaksaan Magetan wajib kembali memeriksa seluruh anggota DPRD periode 2019-2024 khususnya dari PKB. Karena mafianya diduga tetap bercokol. Untuk itu siapa pun yang memiliki keterkaitan harus diperiksa tanpa pengecualian.

‎Tidak ada mafia yang bekerja sendirian. Mafia hidup dari kekuasaan, akses, dan pembiaran. 

‎Ketiadaan langkah tegas terhadap para anggota dewan yang diduga terlibat justru berpotensi memperkuat persepsi publik terkait impunitas, tebang pilih, serta ketimpangan penegakan hukum.

‎Perlu penelusuran mendalam atas alur kebijakan, komunikasi, dan pengambilan keputusan di DPRD. Harus ada pembongkaran total jaringan mafia dana hibah pokir, termasuk aktor lama yang diduga masih bercokol.

‎Karena hukum tidak mengenal diskon untuk penyesalan. Dunia nyata tidak menyediakan tombol “undo” untuk keputusan yang sudah menggerus hak publik. Dukung Kejaksaan Negeri Magetan usut tuntas kasus korupsi dana hibah (pokir) DPRD Magetan tahun anggaran 2020–2024.

‎Penulis : Ketua Republik Damai (Redam) Jawa Timur Noorman Susanto

‎

Berita Terbaru

Ekonomi RI Tumbuh 5,47%, Airlangga: Lebih Tinggi dari China dan Jerman

Ekonomi RI Tumbuh 5,47%, Airlangga: Lebih Tinggi dari China dan Jerman

Jumat, 06 Nov 2026 07:32 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa fondasi perekonomian Indonesia masih menunjukkan kinerja…

IHSG Ditutup Menguat

IHSG Ditutup Menguat

Jumat, 06 Nov 2026 07:31 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:31 WIB

SURABAYAPAGI.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup menguat ditopang oleh kombinasi sentimen dari tingkat…

Menekraf Sebut Sektor Digital Jadi Potensi Baru Ekraf Di Cirebon

Menekraf Sebut Sektor Digital Jadi Potensi Baru Ekraf Di Cirebon

Jumat, 06 Nov 2026 07:28 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:28 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf ) Teuku Riefky Harsya menyebut sektor digital menjadi salah satu potensi ekonomi kreatif (ekraf ) di Kota…

Utang Pemerintah 2026 Tembus Rp 1.600 Triliun

Utang Pemerintah 2026 Tembus Rp 1.600 Triliun

Jumat, 06 Nov 2026 07:25 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Berdasarkan perkiraan Kementerian Keuangan, kebutuhan pembiayaan utang pemerintah Indonesia pada 2026 diperkirakan mencapai lebih dari Rp…

Jumat Berkah: Tidak Ada Kejahatan yang Sempurna

Jumat Berkah: Tidak Ada Kejahatan yang Sempurna

Jumat, 06 Nov 2026 07:24 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:24 WIB

Oleh: Hj. Lordna Putri Ini adalah terjemahan dari Adagium hukum paling terkenal di dunia: “Summum Ius Summa Iniuria”* (Cicero - Romawi) artinya: Keadilan Ter…

Gerindra Minta Polisi Periksa Teddy

Gerindra Minta Polisi Periksa Teddy

Jumat, 06 Nov 2026 07:20 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pendiri Partai Gerindra Rahmat Sorialam Harahap, S.H., meminta Bareskrim Polri mendalami setiap informasi dan petunjuk yang relevan…