SURABAYAPAGI.com, Sampang - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang, dijaga ketat pihak keamanan dari pihak kepolisian. Penjagaan super ketat tersebut terkait audien para ulama se Madura ke gedung DPRD Sampang.
Ketatnya penjagaan, semua awak media dilarang memasuki area gedung, dimana audiensi berlangsung.
Baca juga: LKPJ Bupati 2025 dan 4 Raperda Inisiatif Berjalan Mulus
Dari pantauan langsung Surabaya pagi di lapangan, penjagaan dari pihak keamanan yang terdiri dari TNI, Polri dan dari pihak Satpol PP.
Fadol, Ketua DPRD Sampang saat dikonfirmasi mengatakan, ketatnya pengamanan di DPRD Sampang hanya antisipasi saja.
"Pihaknya tidak tahu kedatangan para ulama ke DPRD terkait apa," kata Fadol, Senin (28/12/2020).
Menurutnya, kedatangan pihak keamanan ke DPRD Sampang atas permintaan dirinya. Pihaknya tidak menginginkan sesuatu yang tidak kita inginkan.
Baca juga: Pamit Mencari Ikan, Nelayan di Sampang Ditemukan Tewas di Pantai
"Itu antisipasi saja, agar tidak terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan," tandas Fadol.
Sementara, Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz mengatakan, ketatnya pengamanan di area gedung DPRD Sampang untuk meminimalisir penyebaran Covid -19.
"Kita ketahui bersama, Kabupaten Sampang kan zona merah," kata Kapolres.
Baca juga: Heboh! Wali Murid di Sampang Ngeluh, Menu Buah di MBG Sreseh Membusuk
Untuk itu kata Hafidz, kita terapkan protokol kesehatan (Prokes), agar penyebaran Covid -19 bisa diminimalisir.
"Ketatnya penjagaan itu untuk meminimalisir penyebaran Covid -19," tandasnya. gan
Editor : Redaksi