Surabaya Pagi, surabaya Kasubdit Polisi Jalan Raya (PJR,red) AKBP Dwi Sumarhadi terjadinya longsoran tanah terjadi di KM 06+200 Jalur A (arah Gempol) Ruas Jalan Tol Surabaya-Gempol, yang diketahui sejak Senin (24/1/2021) lalu, ambles atau tanah turun dilajur pertama atau lajur lambat.
Akibatnya, Polisi Jalan Raya melakukan rekayasa penutupan satu lajur pada hari Senin, dan sorenya sudah berdampak kemacetan.
Dari tiga lanjur jadi satu lajur, kemudian malamnya dilakukan perbaikan, dan pada malam Selasa, retakan jalan semakin memanjang dan ambles.
Selasa sore, terjadi hujan yang cukup lebat mengakibatkan tanah ini, amblas, dimana satu lanjur amblas hingga 30 meter. " Ini kita lihat tanah amblas hingga 30 meter,"terangnya sambil menunjukkan amblasnya tanah.
Kita lanjut Dwi telah berkoordinasi dengan jasa marga, dan melibatkan tenaga ahli dari ITS untuk mengetahui kontruksi jalan, kontur jalan serta kelabilan jalan. " Apa penyebabnya, kita tanya ahlinya,"terangnya.
Upaya kita, saat ini gunakan satu lajur, jalur cepat, sehingga mengakibatkan antrian panjang terutama dari arah dupak , perak menunju arah waru. "Kita menghimbau para pengguna jalan, saat melintas agar berhati hati, apabila membutuhkan waktu cukup cepat, menggunakan lewat satelit atau Gunungsari,"terangnya.
Sementara itu, AKP Roni Kanit PJR II Ditlantas Polda Jatim menyebutkan, bahwa mulai hari Senin sudah ada keretakan atau penurunan aspal dan sudah dilakukan perbaikan. Sementara itu hari Selasa sudah dilakukan pengecoran yang dilakukan oleh Jasa Marga.
Namun pada hari Selasa sore kemarin terjadi hujan deras, pada selasa malam aspal jalan tol ambrol hingga kedalaman 1,5 meter kebawa. Dan saat ini sudah aman dan sudah dilokalisir.
"Keretakan itu sudah terlihat sejak hari senin dan dilakukan perbaikan, namun hari selasa sore hujan deras sehingga pada selasa malam ambrol hingga kedalaman 1,5 meter kebawa," kata AKP Roni Kanit PJR II Ditlantas Polda Jatim, Rabu (27/01/2021).
Sementara untuk pengamanan jalur, dari waru mengarah ke satelit atau perak masih lancar. Sedangkan arah dupak mengarah ke waru ada kepadatan, karena tiga jalur dijadikan satu jalur.
Nantinya akan dilakukan pengaturan di gerbang tol, selain itu anggota PJR Ditlantas Polda Jatim juga sudah melakukan pengaturan lalin.
"Untuk mengatur lalu lintas, sudah kita lakukan pembatasan yang semula bisa digunakan tiga jalur saat ini dijadikan hanya satu jalur. Sehingga terjadi kepadatan lalu lintas," pungkasnya.nt
Editor : Redaksi