Pengukuhan FKUB Kota Mojokerto Jadi Langkah Strategis Perkuat Toleransi dan Persatuan

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat mengukuhkan pengurus FKUB Kota Mojokerto Masa Bhakti 2026–2030. SP/ DWI
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat mengukuhkan pengurus FKUB Kota Mojokerto Masa Bhakti 2026–2030. SP/ DWI

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengukuhkan Nur Rokhmat sebagai Ketua FKUB Kota Mojokerto serta 16 orang lainnya sebagai pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Mojokerto Masa Bhakti 2026–2030. Pengukuhan tersebut berlangsung di ruang Sabha Mandala Madya, Balaikota Mojokerto, Rabu (7/5) 

Wali Kota Mojokerto yang kerap disapa Ning Ita tersebut menyampaikan bahwa pelantikan pengurus FKUB bukan hanya sekadar agenda seremonial, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi dan penguatan peran organisasi dalam menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat.

“Pelantikan pengurus FKUB menjadi forum silaturahmi sekaligus sarana evaluasi dan introspeksi yang diharapkan mampu mendorong semangat para pengurus dan anggota FKUB untuk lebih memberdayakan potensi yang dimilik meskipun berasal dari latar belakang agama, pendidikan, pengalaman kerja yang berbeda-beda,” kata Ning Ita. 

Dengan keberagaman latar belakang para pengurus FKUB, Ning Ita berharap seluruh pengurus FKUB mampu menjadi pengayom dan penyejuk di tengah masyarakat.

"Pluralisme yang ada di Kota Mojokerto ini potensi untuk dipantik menjadi perbedaan yang mengarah kepada hal-hal yang merusak kondusivitas daerah itu sangat besar. Tapi kalau FKUB punya peran di sini bisa menjadi pengayom, penyejuk, pendamai, insyaallah itu semua tidak akan pernah terjadi di Kota Mojokerto. Kita wujudkan kota ini sebagai kota yang nyaman, sebagai rumah besar bagi semua," tuturnya.

Ning Ita juga menjelaskan bahwa FKUB memiliki peran strategis dalam menjaga komunikasi dan memperkuat hubungan antarlembaga maupun antarumat beragama.

“Saya ingin FKUB punya peran yang benar benar strategis menjadi komunikator antar institusi sehingga sangat membantu kondusivitas dalam keberagaman yang ada di Kota Mojokerto,” tuturnya.

Pada kesempatan ini, Ning Ita juga agar FKUB menguatkan kerjasamanya dengan Pemkot Mojokerto melalui Badan Kesatuan Pembangunan dan Politik (Bakesbangpol). 

“Tolong koordinasi dan komunikasinya dikuatkan sehingga fungsi peran pemerintah dalam rangka mewujudkan Kota Mojokerto yang aman, kondusif ini bisa terus mendapatkan support, dukungan dari peran serta aktifnya FKUB di Kota Mojokerto,” imbuh Ning Ita. 

Sebagai penutup, Ning Ita mengucapkan selamat dan mendoakan agar para pengurus bisa lebih bermanfaat untuk masyarakat, dan lebih membawa berkah ke depannya. dwi

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…