SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kader senior Partai Demokrat M samwil langsung memberikan reaksi atas pernyataan Ketua DPW PPP Jatim Musyafak Noer. Pernyataan Musyafak agar Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak tidak maju dalam bursa Calon ketua Partai Demokrat sangat tidak mendasar.
“Gubernur atau wakil Gubernur tidak masalah jika menjadi ketua Partai Politik, tidak ada yang melarang,” tegas Samwil, Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Jatim, Selasa (2/2/2021).
Baca juga: Jangan Biarkan Jawa Timur Terus Dicap sebagai Sarang Peredaran Narkotika
Menurut Mantan Ketua DPC PD Gresik ini, sudah jelas diketahui bersama bahwa Gubernur maupun Wakil Gubernur adalah jabatan politik. Bukam jabatan karier di pemerintahan (ASN) yang terikat dengan aturan larangan berpolitik praktis. “Wakil Gubernur jadi ketua Partai Politik itu diperbolehkan Undang-Undang,” jelasnya.
Baca juga: Wadah Serap Aspirasi, Ketua Musyafak Dorong Pelatihan Kerja hingga Kepedulian Sosial
Samwil juga menjamin jika seorang kepala daerah menjadi ketua partai politik maka tidak ada tumpang tindih kewenangan atau sampai mengganggu tugas sehari hari di pemerintahan. “Justru kalau wagub jadi ketua parpol maka semakin banyak aspirasi masyarakat lebih luas lagi, karena parpol juga punya struktur sendiri hingga tingkat desa,” ujar Samwil.
Baca juga: DPRD Jatim Gelar Reses Serentak, Ribuan Aspirasi Warga Siap Dikawal ke APBD
Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua DPW PPP Jatim Musyafak Noer menyatakan kekuatirannya jika Wagub Jatim Emil Dardak resmi menjadi Ketua DPD Partai Demokrat Jatim. Karena jika wagub berbaju partai maka akan berat sebelah dan mengedepankan kepentingan parpol. “Pasangan kepala daerah harusnya netral dan tidak sarat kepentingan parpol tertentu,” pinta Musyafak. “Contohlah Gubernur Khofifah tidak berpartai.Saran kami pak wagub Jatim fokus bersama Gubernur membangun Jawa Timur sesuai janji kampanye nya dulu,” ujar Waketum DPP PPP yang juga Ketua Fraksi PPP DPRD Jatim ini. (rko)
Editor : Redaksi