SURABAYAPAGI.com, Pasuruan – Rumah milik warga yang rusak akibat terjangan banjir Sungai Pulungan di Dusun Genuk Watu, Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol mulai dibenahi dengan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
Anang Siful Wijaya, Sekertaris Daerah Kabupaten Pasuruan, menjelaskan Pemkab akan bergerak cepat untuk turun membantu warga terdampak dengan melakukan pembenahan dan pembangunan rumah.
Baca juga: Multazam Ingatkan Gubernur Jatim: Normalisasi Sungai dan Jalan Rusak Harus Jadi Prioritas
"Hari ini unsur Forkopimda dan relawan bersama melakukan bakti sosial pembersihan material banjir dan puing-puing bangunan. Selain itu, BPBD sejak kemarin sudah melakukan asasmen terhadap rumah-rumah yang terdampak," jelas Anang, Jumat (5/2/2021).
Menurtu catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, sementara ada total 39 rumah terdampak banjir dengan rincian diantaranya, 33 rumah rusak dalam kategori sedang dan berat dan enam lainnya hilang. Selain itu menerjang rumah, ada dua korban meninggal akibat terseret arus banjir yaitu Sri Sumiati (60) dan cucunya Nanda Zeni Sekar Arum (18).
Baca juga: Warga Probolinggo Pilih Ngungsi, 4 Desa di Lereng Bromo Terendam Banjir
"Rumah yang di asesmen berjumlah 39. Enam rumah diantaranya hilang tersapu banjir, 33 rumah rusak sedang sampai berat. Untuk rumah yang hilang akan dibangunkan kembali dengan bangunan permanen ," ungkapnya.
Anang belum bisa mengkonfirmasi terkait besaran bantuan yang akan diberikan kepada warga. Ia mengungkapkan besar bantuan akan mengacu kepada hasai asesmen. Menurutnya yang jelas nanti akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan Pemkab Pasuruan.
Baca juga: Cegah Banjir, Pemkab Sidoarjo Genjot Normalisasi Sungai di 4 Lokasi Berbeda
"Sistemnya seperti bantuan rumah tidak layak huni (RTLH). Nanti dana ganti ruginya akan ditransfer langsung ke rekening masing-masing korban terdampak banjir," tandasnya. Arb2
Editor : Redaksi