Warga Probolinggo Pilih Ngungsi, 4 Desa di Lereng Bromo Terendam Banjir

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi salah satu kecamatan di Kabupaten Probolinggo yang terendam banjir imbas hujan dengan intensitas tinggi. SP/ PRB
Kondisi salah satu kecamatan di Kabupaten Probolinggo yang terendam banjir imbas hujan dengan intensitas tinggi. SP/ PRB

i

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Diguyur hujan deras dengan intensitas tinggi selama lebih dua jam mengakibatkan kawasan lereng Gunung Bromo menyebabkan banjir di dua kecamatan di Kabupaten Probolinggo. Bahkan, warga setempat memilih untuk mengungsi demi keselamatan dan kenyamanan.

Sedikitnya empat desa dilaporkan terendam banjir dengan ketinggian air berkisar antara 50 sentimeter hingga satu meter, diantaranya di Desa Bayeman dan Desa Semendi, Kecamatan Tongas, serta Desa Dringu dan Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu. 

Genangan air juga merendam puluhan rumah warga dan sempat membuat sebagian warga bersiap mengungsi ke tempat yang lebih aman. Selain itu, banjir tampak menggenangi pemukiman di Gang Sampo, Desa Bayeman dan Desa Semendi, Kecamatan Tongas. Air masuk ke rumah-rumah warga hingga dapur dan kamar tidur.

"Sekitar pukul 15.00 WIB banjir datang. Tingginya setengah meter, bahkan di dalam rumah lebih. Di sini sebenarnya tidak hujan, ini banjir kiriman dari atas. Sekarang mulai surut dan warga bersih-bersih rumah," ujar Lukman, warga Desa Bayeman, Selasa (10/02/2026).

Sementara itu di Kecamatan Dringu, banjir merendam dua desa, yakni Desa Dringu dan Desa Kedungdalem. Banjir disebabkan meluapnya Sungai Kedunggaleng yang tidak mampu menampung debit air hujan dari wilayah hulu. Setiap musim penghujan, dua desa di Kecamatan Dringu ini memang menjadi langganan banjir hampir setiap tahun.

Selain karena posisi pemukiman warga lebih rendah dari badan sungai, wilayah ini juga berada dekat dengan kawasan pantai. Saat air mulai masuk ke pemukiman, warga berupaya mengantisipasi dengan memasang sekat di pintu rumah serta menyelamatkan barang-barang berharga.

Beruntung, saat banjir terjadi kondisi air laut sedang surut, sehingga genangan air di rumah warga hanya bertahan sekitar satu jam. Hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa, namun aktivitas warga sempat terganggu akibat genangan air. Namun, warga di wilayah rawan banjir diimbau untuk tetap waspada, mengingat curah hujan diperkirakan masih tinggi dan berpotensi terjadi hingga Maret mendatang. pr-01/dsy

Berita Terbaru

Berdampak Buruk ke Psikologis, Pemkab Kediri Tekankan MPLS Bebas Perundungan

Berdampak Buruk ke Psikologis, Pemkab Kediri Tekankan MPLS Bebas Perundungan

Selasa, 14 Jul 2026 12:02 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 12:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Mulainya kegiatan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) di Kabupaten Kediri turut disambut positif oleh Pemerintah Kabupaten…

Tingkatkan Kenyamanan hingga dapat Berdaya Saing, Pemkot Modernisasi 16 Pasar Tradisional

Tingkatkan Kenyamanan hingga dapat Berdaya Saing, Pemkot Modernisasi 16 Pasar Tradisional

Selasa, 14 Jul 2026 11:54 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 11:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai langkah untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat serta pedagang, sekaligus meningkatkan daya saing pasar tradisional,…

Lewat Kampung Budidaya Ikan, Pemkab Pamekasan Terus Genjot Perekonomian Warga

Lewat Kampung Budidaya Ikan, Pemkab Pamekasan Terus Genjot Perekonomian Warga

Selasa, 14 Jul 2026 11:48 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 11:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Sebagai upaya untuk meningkatkan perekonomian warga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur, mengembangkan kampung…

Jember Fasilitasi Layanan Kesehatan Warga yang Terkendala Berobat ke Puskesmas

Jember Fasilitasi Layanan Kesehatan Warga yang Terkendala Berobat ke Puskesmas

Selasa, 14 Jul 2026 11:46 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Untuk meningkatkan kualitas dan fasilitas kesehatan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, Jawa Timur memberikan pelayanan kesehatan…

Terkendala Proses Administrasi, Pembangunan Jalan Sirip JLS Tulungagung Baru Dikerjakan 2027

Terkendala Proses Administrasi, Pembangunan Jalan Sirip JLS Tulungagung Baru Dikerjakan 2027

Selasa, 14 Jul 2026 11:18 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 11:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Pembangunan ruas jalan sirip penghubung Jalur Lintas Selatan (JLS) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur telah direncanakan…

Tingkatkan Efektivitas Perda, Pemkot Buka Ruang Warga Awasi Dugaan Pelanggaran

Tingkatkan Efektivitas Perda, Pemkot Buka Ruang Warga Awasi Dugaan Pelanggaran

Selasa, 14 Jul 2026 11:09 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 11:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Dalam rangka membantu mengawasi dan melaporkan dugaan pelanggaran peraturan daerah (perda) yang terjadi di ruang publik, Pemerintah…