Mie Lidi Besur, Produk UMKM Lamongan Tembus Produksi 1 Ton

surabayapagi.com
Bupati Lamongan saat melihat langsung produksi mie lidi di Desa Besur Kecamatan Sekaran. SP/MUHAJIRIN KASRUN

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - UMKM di Lamongan terus bergerak. Bahkan keberadaanya sudah mampu bersaing dengan produksi pabrikan. Seperti UMKM Mia Lidi asal Desa Besur Kecamatan Sekaran. Mie yang diproduksi industri rumahan ini bisa produksi sampai 1 ton dalam sehari.

Bahkan mereka juga tidak kesulitan dalam memasarkan. Kini produksi rumahan milik Mat Rokhim yang beranggotakan kurang lebih 7 pekerja ini, hasil produksi nya bisa sampai ke beberapa luar daerah, dan ini menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM lainnya untuk terus berinovasi dan berkarya.

Baca juga: Dinas LH Sebut PT Zam-Zam Deal Properti Belum Ajukan Perubahan Dokumen Lingkungan

Produksi mie lidi asal Besur ini sampai juga ke telinga bupati Yuhronur Efendi. Orang nomor satu yang konon dalam 100 harinya bekerja akan memajukan produk UMKM itu, menyambangi produksi rumahan ini pada Selasa (6/4/2021).

"Kami tidak menduga, ternyata produksinya sudah sangat besar, sehari bisa mencapai 1 ton. Tapi hasil produksi akhirnya tidak dijual di sini, karena dikemas lagi dan dikumpulkan ke suatu tempat atau kabupaten lain. Jadi pemasaran mi lidi ini ke daerah lain,” tutur pria yang disapa pak Yes ini.

Baca juga: Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Trate Takjil Market Volume 4 Libatkan 130 UMKM dan Resmikan Outlet Trate Rasa

Industri rumahan ini mampu memproduksi mie mentah kisaran 5 kuintal hingga 1 ton setiap harinya. Berbahan tepung terigu yang diolah dengan menggunakan mesin, mie yang mampu kering dalam kurun waktu kurang dari sehari ini ketika cuaca terik, mie lidi setengah jadi (mentahan) ini dikirim hingga ke luar daerah, salah satunya Bojonegoro.

Terkait hal ini, Yes ingin kedepannya semua proses produksi mie lidi mulai dari bahan mentah hingga jadi dan siap dipasarkan, keseluruhannya dapat dilakukan di Lamongan. “Kedepan kita akan membina kembali produsen dari mie lidi ini untuk kita berikan packaging yang baik, dan tentu distribusi pemasaran, akses modal, dan juga yang lain-lainnya akan kita fasilitasi," janjinya. 

Baca juga: Dukung Akurasi Awal Bulan Hijriah, Lamongan Luncurkan Aplikasi Hisab Rukyat

Diakhir kunjunganyan Yes berpesan, agar pemilik produksi mie lidi di Besur ini untuk terus meningkatkan produksinya. "Yang penting mereka berproduksi dulu sekarang supaya kualitasnya dan produktivitasnya terus meningkat,” pungkasnya. jir

 

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru