Pemkab Lumajang Kebut Rekonstruksi Rumah Korban Gempa

surabayapagi.com
Bupati Lumajang Thoriqul Haq

 

SURABAYAPAGI.COM, Lumajang - Berdasarkan data pemerintah kabupaten per Jum’at (23/4), ada 600 lebih rumah yang rusak berat serta 2.500 rumah yang rusak sedang dan ringan akibat gempa bumi yang terjadi pada Sabtu (10/4) lalu.

Baca juga: Selama Momentum Bulan Ramadhan, Petani Blewah Lumajang Raup Untung Belasan Juta

Didukung dari pemerintah pusat, TNI, Polri dan sejumlah relawan bersama pemerintah kabupaten (Pemkab) Lumajang mengebut proses rekonstruksi rumah korban gempa bumi.

Baca juga: Pesona Sumber Takir, Destinasi Wisata di Tempeh yang Dikelilingi Pepohonan Hijau

"Saya kejar target dan saya pastikan ini berjalan cepat, ada percepatan, dan segera selesai," sebut Bupati Lumajang Thoriqul Haq dalam siaran pers pemerintah kabupaten yang diterima di Lumajang, Minggu (25/4).

Baca juga: Suasana Sejuk Pemandian Selokambang di Lumajang Jadi Spot Favorit Liburan Keluarga

Bupati yang biasa disapa Cak Thoriq itu menyampaikan bahwa pemerintah pusat akan memberikan bantuan dana perbaikan rumah sesuai dengan tingkat kerusakan rumah kepada warga yang terdampak gempa.

Bantuan perbaikan rumah dari pemerintah nilainya Rp 50 juta untuk rumah yang rusak berat, Rp 25 juta untuk rumah yang rusak sedang, dan Rp 10 juta untuk rumah yang mengalami kerusakan ringan.

"Dana dari APBN, setelah melakukan pemenuhan data nanti baru bisa segera realisasi dan kami akan mengejar itu secepatnya, kami prioritaskan itu," jelasnya.

Sambil melakukan pendataan dan menunggu realisasi bantuan dari pemerintah pusat, pemerintah daerah akan membangun hunian sementara bagi warga yang rumahnya rusak berat akibat gempa.

Menurut hasil verifikasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Lumajang, gempa bumi menyebabkan kerusakan 3.361 rumah warga dengan perincian 618 rumah rusak berat, 752 rumah rusak sedang, dan 1.991 rumah rusak ringan.

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Selasa, 03 Mar 2026 19:07 WIB
Jumat, 06 Mar 2026 18:38 WIB
Selasa, 03 Mar 2026 19:02 WIB
Kamis, 05 Mar 2026 19:47 WIB
Berita Terbaru