SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Gagal menyalip kendaraan didepannya, motor protolan Yamaha mio nopol AG 6398 EH alami kecelakaan di Desa Durung Bedug, Kecamatan Candi. Dalam peristiwa tersebut, salah satu korban meninggal dunia.
Baca juga: Diduga Ngantuk saat Mengemudi Pickup, Kakek 64 Tahun Terjun ke Sungai Ditemukan Meninggal
Korban kecelakaan yakni Nur Mahmudah (16) warga Desa Grogol, Kecamatan Tulangan Sidoarjo, M Agung Pramono (14) warga Desa Cangkring dan Supriyono (15) warga Desa Sumokali, Kecamatan Candi.
Kanit Laka Lantas Polresta Sidoarjo AKP Sugeng Sulistyono mengatakan kecelakaan terjadi, Sabtu (1/4/2021) sekitar pukul 22.00 WIB. Motor matik protolan berwarna hijau tersebut melaju dari arah Candi ke Tulangan dengan kecepatan cukup tinggi.
"Motor tanpa dilengkapi spion. Saat di TKP, mereka menyalip motor lain dari kiri. Karena jalan cukup sempit, mereka ahirnya terjatuh," kata Sugeng saat dihubungi, Minggu (2/5/2021).
Baca juga: Adu Banteng Pengendara Motor dengan Motor di Blitar, Satu Tewas di TKP dan Dua Luka Berat
Dia mengaku motor ban lebih kecil dibanding ukuran normal. Korban berboncengan tiga dan mengendarai sepeda motor tidak standar. Akibat kecelakaan tunggal itu salah satu dari mereka meninggal dunia di lokasi.
"Kepala Nur membentur aspal terlebih dahulu. Darah mengucur deras karena dia tidak mengenakan helm. Nur meninggal di lokasi kejadian. Sedangkan dua remaja pria lainnya, Agung dan Supriyono hanya mengalami luka ringan.
Baca juga: Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP
Petugas membawa korban ke rumah sakit terdekat untuk divisum. Sedangkan dua remaja lainnya dibawa ke Unit Laka Lantas Polresta Sidoarjo untuk dimintai keterangan.
Editor : Moch Ilham