Palestina Tuding Serangan Israel Kejahatan Perang

surabayapagi.com
Salah satu serangan yang dilakukan Israel ke penduduk Palestina.

SURABAYAPAGI.com, Gaza - Pemerintah Palestina menuding serangan Israel yang berlangsung hampir seminggu di kawasan Gaza sebagai kejahatan perang.

Pemerintah Palestina mendesak tekanan internasional atas aksi tersebut pada sesi Dewan Keamanan PBB.

Baca juga: 20 Ribu Prajurit TNI Pasukan Perdamaian, Segera Dikirim ke Gaza

"Beberapa mungkin tidak ingin menggunakan kata-kata ini - kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan - tetapi mereka tahu itu benar," kata Menteri luar negeri Palestina Riyad al-Maliki pada sesi pertemuan PBB secara virtual tentang krisis Israel-Palestina, Minggu (16/5/2021).

Dalam tuduhan terbaru ini, Menlu menyebut bahwa negara Yahudi sedang menjalankan kebijakan "apartheid" terhadap orang-orang Palestina. Tuduhan tersebut mendapat dikecam oleh Israel dengan marah.

Baca juga: Konflik Hamas dan Israel Goncang Perekonomian Global

“Bertindaklah sekarang untuk mengakhiri agresi. Bertindaklah sekarang agar kebebasan bisa menang - bukan apartheid," katanya kepada Dewan Keamanan PBB.

Maliki merupakan bagian dari Otoritas Palestina, bukan kelompok militan Hamas yang telah menembakkan roket ke negara Yahudi. Ia pun menyampaikan penyesalan atas kematian warga Israel, tetapi mendesak Dewan Keamanan untuk mempertimbangkan keseimbangan kekuatan.

Baca juga: Israel Lancarkan Serangan Udara ke Masjid di Kamp Pengungsian Jenin

Menlu Palestina menyebut Israel "adalah penjajah kekuasaan kolonial. Setiap penilaian situasi yang gagal memperhitungkan fakta fundamental ini adalah bias," kata Maliki.

"Israel selalu berkata, tempatkan dirimu pada posisi kami. Tetapi Israel tidak memakai sepatu. Mereka memakai sepatu bot militer,” ingat Menlu Palestina. (cnn/ap/rmc)

Editor : Raditya Mohammer Khadaffi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru