Eksis Berbisnis Sambel Bu Rudy Beromzet 1 M Hingga Mancanegara

surabayapagi.com
Lanny Siswadi dengan produk sambal andalannya “Sambal Bu Rudy”. SP/ SBY

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Lanny Siswadi yang merupakan pengusaha sambel populer di Kota Surabaya bernama “Sambal Bu Rudy” hingga mancanegara. Sebelum di Surabaya dan memulai berbagai bisnisnya, ia tinggal di Madiun.

Awal mula sambalnya juga saat ia memulai bisnis kulinernya. Bermula karena suami Lanny yang suka memancing dan membawa hasil tangkapannnya untuk disantap bersama keluarga Lanny pun berinisiatif untuk membuat sambal bawang sebagai pendamping makan hasil tangkapan ikan tersebut, Kamis (20/5/2021).

Baca juga: Ramadan Kondusif, Satpol PP Surabaya Tutup Hiburan dan Tingkatkan Patroli

Ia juga menjajakan sambalnya melalui satu-satunya mobil carry pick up dan berkeliling agar sambalnya cukup dikenal beberapa masyarakat. Sambalnya juga dikenal mulut ke mulut karena cita rasanya. Inilah yang membuat “Sambal Bu Rudy” semakin dikenal.

Berawal dengan pick up dan selalu berkeliling ke masyarakat agar sambalnya dikenal, sambalnya pun mulai berkembang dan memiliki banyak peminat. Ia pun lambat laun mengumpulkan modal dan memutuskan untuk menyewa tempat di Jl Dharmahusada Surabaya untuk membuatnya sebagai depot sambal.

Baca juga: Klenteng Hong Tiek Hian, Mulai Ramai Pengunjung Mohon Keberuntungan

Semakin lama, sambal buatanya memiliki banyak penggemar bahkan ia membuka rumah makan sekaligus. Tempat tersebutlah yang menjadi pusat “Sambal Bu Rudy” di Surabaya hingga saat ini. kini pun penggemarnya tak datang dari masyarakat biasa tapi hingga pejabar-pejabat negara di Indonesia seperti Presiden SBY, Megawati, Jokowi, pernah mencicipi salah satu sambal populer ini.

Hingga sampai saat ini, “Sambal Bu Rudy” menjadi salah satu ikon oleh-oleh khas Surabaya. Siapapun yang datang ke Surabaya rasanya tak lengkap jika tak membawa buah tangan “Sambal Bu Rudy”. Depot pusatnya yang berada di Jalan Dharmahusada Surabaya selalu tak pernah sepi pengunjung.

Baca juga: Demo Buruh PT Pakerin di LPS Surabaya, Pakuwon Dorong Penyelesaian Lewat Dialog

Bisnis Lanny terus berkembang “Sambal Bu Rudy” bahkan bisa menghabiskan 100-200kilogram cabai dan 500kilogram udang sebagai bahan utama membuat sambal dalam sehari. Ia kini juga memiki puluhan karyawan. Bahkan pasarnya mulai merambah ke mancanegara salah satunya Hongkong.

Dalam sehari, sambal tersebut bisa ludes 1500 – 2000 botol per hari yang dijual di enam cabang depot di Surabaya tersebut. Harga “Sambal Bu Rudy” pun dibandrol mulai dari Rp 26 ribu – Rp 30 ribuan. Jika dalam sehari ia menghabiskan kurang lebih 1500 botol dalam sehari dengan harga Rp 26 ribu, omzet yang diterima Lanny dalam sehari bisa mencapai hingga Rp 1 M. Dsy10

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru