SURABAYAPAGI, Surabaya - Sebagai syarat bagi para santri untuk kembali mengikuti kegiatan belajar di pondok pesantren. Para santri diwajibkan menjalani tes swab PCR.
Kali ini, sebanyak 90 santri dan santriwati dari berbagai daerah yang akan menempuh pendidikan di pondok pesantren Surabaya menjalani tes swab PCR di Puskesmas Rangkah Surabaya, Jawa Timur, Senin (24/5).
Baca juga: Khofifah Perjuangkan Pelurusan Sejarah Peran Kiai dan Santri dalam Pertahankan NKRI
Swab PCR ini untuk mendeteksi dan mengantisipasi penularan Covid-19 dilingkungan pondok pesantren. Selain santri yang baru datang untuk mondok di Surabaya, santri yang akan berangkat mondok di luar kota Surabaya juga bisa mendapatkan layanan Swab PCR gratis.
Baca juga: Hari Santri Nasional 2024: Gus Hans Soroti Minimnya Bantuan dan Regulasi untuk Pesantren
"Jadi santri-santri yang ada di Surabaya yang kemungkinan sekolah di Tuban atau Jombang, itupun oleh Pemerintah kota di fasilitasi Swab PCR di Puskesmas," Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Puskesmas Rangkah, Tambaksari, Dwiastuti Setyorini, Senin (24/5).
Selain para santri, lanjutnya, Puskesmas juga menerima layanan tes swab PCR gratis bagi warga yang baru saja bepergian.
Baca juga: Santri, Kyai dan Nahdliyin Kota Kediri Titip Harapan pada Vinanda - Gus Qowim
"Jika diketahui ada yang terkonfirmasi positif Covid-19, mereka akan di rujuk untuk menjalanni karantina di Hotel Asrama Haji Sukolilo Surabaya," terangnya.kp/na
Editor : Mariana Setiawati