Dukung Penuh Surabaya Kota Ramah Anak

Fraksi Gerindra: Beasiswa  PAUD dan TK Wajib Sentuh Penguatan Karakter

author Al Qomaruddin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Sebagai langkah konkrit Surabaya menuju kota ramah anak di level internasional. Fraksi Gerindra berharap beasiswa yang terstruktur mampu membekali anak-anak Surabaya dengan modal fisik, mental, dan intelektual yang kuat.

“Intinya, Gerindra mendukung penuh visi Kota Layak Anak Sedunia. Namun, pemerintah harus menyiapkan segalanya dengan matang, mulai dari pemetaan hingga pendampingan yang berkelanjutan,” ungkap Ketua Fraksi Gerindra DPRD Surabaya, Ajeng Wira Wati, Selasa (24/2).

Politisi perempuan yang juga Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya ini memberikan catatan strategis mengenai program beasiswa jenjang PAUD dan TK. Sebagai kota yang mengejar predikat Layak Anak Sedunia, Surabaya tidak boleh hanya mengandalkan bantuan finansial. Beasiswa tersebut wajib menyentuh penguatan karakter dan ketahanan keluarga.

Sekaligus ia menegaskan dukungan partainya terhadap program ini. Menurutnya, program ini menjadi investasi kunci untuk mencetak Generasi Emas 2045.

“Kami mendukung penuh beasiswa PAUD-TK ini. Namun, pemerintah kota perlu memperhatikan lima poin krusial agar masyarakat merasakan dampak jangka panjangnya,” ujar Ajeng saat memberikan keterangan di gedung DPRD Surabaya.

Ajeng menjelaskan ada beberapa usulan konkret yang menuntut aksi nyata dari Dinas Pendidikan maupun dinas terkait. Pertama mendorong kurikulum karakter.  Program beasiswa harus memicu kurikulum yang fokus pada isu anti-bullying, pola asuh masa golden age, serta peningkatan gizi demi memperkuat ketahanan keluarga.

Kedua menyusun Juknis Transparan: Pemkot Surabaya perlu segera menyusun Petunjuk Teknis (Juknis) agar sosialisasi ke warga lebih mudah.

“Pemkot harus memperjelas status penerima, misalnya apakah mereka boleh menerima bantuan ganda seperti PIP atau tidak,” tegasnya.

Yang ketiga Menjamin Keberlanjutan Sekolah,  "Pemkot wajib memastikan anak-anak penerima bantuan tetap sekolah hingga jenjang berikutnya. Hasil penilaian karakter dan akademis harus menjadi dasar pendampingan saat anak masuk ke jenjang SD," katanya.

Yang keempat memperkuat Pemetaan ABK. Penanganan dini bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) atau slow learner harus bermula sejak PAUD. Pemetaan ini bertujuan agar anak-anak tersebut mendapatkan penanganan yang tepat saat melanjutkan pendidikan ke sekolah dasar.

"Memastikan Ketepatan Sasaran, artinya Gerindra meminta verifikasi data yang ketat agar bantuan hanya menyasar warga dalam kategori desil 1-5. Hal ini bertujuan agar skema bantuan selaras dengan program pendidikan di jenjang SMA/SMK dan perkuliahan," pungkasnya. Alq

Berita Terbaru

Timnas Lawan Vietnam Irjen Aswin Sipayung mengayang Baru Terpeleset

Timnas Lawan Vietnam Irjen Aswin Sipayung mengayang Baru Terpeleset

Senin, 03 Agu 2026 08:28 WIB

Senin, 03 Agu 2026 08:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Indonesia vs Vietnam akan digelar di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Laga itu akan berlangsung Senin (3/8/2026)…

Berharap Mempersatukan Masyarakat Indonesia

Berharap Mempersatukan Masyarakat Indonesia

Senin, 03 Agu 2026 08:25 WIB

Senin, 03 Agu 2026 08:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Seluruh rangkaian kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan yang digelar di kawasan Monas, Jakarta Pusat (Jakpus) telah selesai, Minggu…

BNN Bongkar Penyelundupan Vape Etomidate Berkedok Bungkus Snack

BNN Bongkar Penyelundupan Vape Etomidate Berkedok Bungkus Snack

Senin, 03 Agu 2026 08:22 WIB

Senin, 03 Agu 2026 08:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai membongkar jaringan penyelundupan cartridge vape berisi…

IMBAS KONTEN BIGMO VIRAL, KOMDIGI RESMI TEGUR YOUTUBE!

IMBAS KONTEN BIGMO VIRAL, KOMDIGI RESMI TEGUR YOUTUBE!

Senin, 03 Agu 2026 08:19 WIB

Senin, 03 Agu 2026 08:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kontroversi yang dipicu konten YouTuber Muhammad Jannah alias Bigmo kini berbuntut panjang. Kementerian Komunikasi dan Digital…

Pembangunan Proyek di Kawasan Yudikatif IKN, Baru Rampung 11,8%

Pembangunan Proyek di Kawasan Yudikatif IKN, Baru Rampung 11,8%

Senin, 03 Agu 2026 03:19 WIB

Senin, 03 Agu 2026 03:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono menyampaikan progres pembangunan kawasan Nusantara, khususnya proyek k…

Menteri Pertanian Alami Kerugian Rp 98 triliun

Menteri Pertanian Alami Kerugian Rp 98 triliun

Senin, 03 Agu 2026 03:15 WIB

Senin, 03 Agu 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memaparkan hasil analisis mendalam terhadap tata niaga beras nasional. Hasil analisis me…