Demo LSM di Kantor Perhutani Kediri Nyaris Ricuh

author Duchan Prakasa

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Massa Tuntut Segera Realisasikan KDMP di Kabupaten Kediri

 


SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Aksi damai yang digelar massa gabungan sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) di depan Kantor Perhutani KPH Kediri, Selasa (24/2), sempat diwarnai ketegangan. Meski demikian, aksi tersebut berakhir dengan penandatanganan komitmen dukungan terhadap program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Aksi ini diikuti massa dari LSM GRIB Jaya (Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu), Saroja, dan IPK (Ikatan Pemuda Kediri). Mereka menyampaikan aspirasi sebagai bentuk dukungan terhadap program nasional pembangunan KDMP, sekaligus mendesak agar Perhutani memberikan dukungan penuh dalam pelaksanaannya di Kabupaten Kediri.

Dalam tuntutannya, massa meminta komitmen Perhutani untuk mendukung program KDMP, mendesak transparansi publik dalam proses administrasi, serta meminta Administratur Perhutani KPH Kediri untuk bertanggung jawab atas polemik yang muncul di lapangan.

Salah satu perwakilan massa menyampaikan orasi yang menyoroti adanya surat dari pihak Perhutani kepada Kepala Desa Manggis yang dinilai menimbulkan keresahan. Massa menilai surat tersebut memicu kebingungan di tingkat desa, terlebih di tengah upaya pemerintah daerah mendorong realisasi KDMP.

Menanggapi hal tersebut, Administratur Perhutani KPH Kediri, Miswanto, menyampaikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa Perhutani pada prinsipnya berkomitmen mendukung pelaksanaan KDMP dan tidak bermaksud menghambat program tersebut.

Miswanto menjelaskan, Perhutani memiliki peran dalam pengawalan perizinan sesuai kewenangan yang diatur. Ia menyebut, dari total 21 titik KDMP di wilayah KPH Kediri yang mencakup lima kabupaten, empat titik berada di Kabupaten Kediri. Dua titik di antaranya, yakni di Desa Manggis dan Sata, disebut telah berjalan, sementara dua titik lainnya masih dalam proses verifikasi dan perencanaan lapangan.

Ia juga menegaskan telah menginstruksikan jajarannya untuk tidak menghambat proses di lapangan serta meminta agar setiap kendala dilaporkan langsung kepadanya. Menurutnya, percepatan proses akan terus diupayakan dengan tetap mengikuti prosedur yang berlaku.

“Perhutani berkomitmen mendukung seluruh program yang bertujuan untuk kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat. Kami hanya menjalankan peran sesuai kewenangan dan terus berkoordinasi dengan pihak terkait,” ujarnya.

Aksi yang berlangsung di depan Kantor Perhutani KPH Kediri tersebut akhirnya ditutup dengan penandatanganan komitmen oleh Administratur Perhutani KPH Kediri sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan KDMP. Massa kemudian membubarkan diri dengan tertib. Can

Berita Terbaru

Digitalisasi Parkir Segera Diberlakukan demi Menekan Kebocoran Parkir

Digitalisasi Parkir Segera Diberlakukan demi Menekan Kebocoran Parkir

Senin, 19 Okt 2026 12:02 WIB

Senin, 19 Okt 2026 12:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Digitalisasi pembayaran parkir bakal diterapkan di seantero wilayah Kabupaten Sidoarjo sebagai wujud pembenahan tata kelola parkir…

Atlet Biliar Mahasiswa Jatim Berebut Tiket Nasional, Djemy dan Yusril Raih Gelar Juara

Atlet Biliar Mahasiswa Jatim Berebut Tiket Nasional, Djemy dan Yusril Raih Gelar Juara

Senin, 19 Okt 2026 12:00 WIB

Senin, 19 Okt 2026 12:00 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Sebanyak 27 mahasiswa dari 14 perguruan tinggi di Jawa Timur bersaing dalam Campus League Billiard Season 1 Regional Surabaya untuk m…

Dampak Antrean Panjang BBM, Pemkab Jember Kembali Berlakukan WFH ASN 2 Hari

Dampak Antrean Panjang BBM, Pemkab Jember Kembali Berlakukan WFH ASN 2 Hari

Senin, 19 Okt 2026 11:42 WIB

Senin, 19 Okt 2026 11:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Menindaklanjuti dampak viralnya antrian Bahan Bakar Minyak (BBM), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, kembali memberlakukan…

Petani di Ponorogo Tewas Terbakar Saat Berusaha Padamkan Api di Lahan Jagung

Petani di Ponorogo Tewas Terbakar Saat Berusaha Padamkan Api di Lahan Jagung

Senin, 19 Okt 2026 11:39 WIB

Senin, 19 Okt 2026 11:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Seorang petani bernama Purwanto (65), warga Dukuh Bajang, Desa Bajang, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, meninggal…

Tak Berizin dan Jadi Tempat Maksiat, Pemkab Pamekasan Tutup Enam Tempat Hiburan

Tak Berizin dan Jadi Tempat Maksiat, Pemkab Pamekasan Tutup Enam Tempat Hiburan

Senin, 19 Okt 2026 11:31 WIB

Senin, 19 Okt 2026 11:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Menindaklanjuti adanya tempat hiburan yang tidak mengantongi izin resmi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan serta…

Dinkes Tulungagung Pantau Perkembangan Kasus DBD Melonjak saat Kemarau

Dinkes Tulungagung Pantau Perkembangan Kasus DBD Melonjak saat Kemarau

Senin, 19 Okt 2026 11:24 WIB

Senin, 19 Okt 2026 11:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sepanjang Januari-September 2026, termasuk sepanjang kemarau terjadi peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD), sehingga…