2.515 ODGJ di Tulungagung Siap Divaksinasi Covid-19

surabayapagi.com
Diperkirakan sebanyak  2.515 ODGJ  akan menerima suntikan vaksin Covid-19 tahap tiga. SP/PEMKAB Tulungagung

SURABAYAPAGI, Tulungagung – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat  tengah mendata Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) untuk menjadi sasaran vaksinasi tahap tiga. Diperkirakan di seluruh Tulungagung sebanyak  2.515 ODGJ yang akan menerima suntikan vaksin Covid-19. Jumlah ini masih dalam proses verifikasi.

“Ada ODGJ yang sudah punya NIK (Nomor Induk Kependudukan). Tapi masih banyak yang belum punya NIK,” terang Kabid Pencegahan dan Pengendalian Dinkes Tulungagung, Didik Eka, kemarin.

Baca juga: Suku Cadang Mahal, Pemkab Tulungagung Siapkan Kenaikan Tarif Sewa MPU Gratis Pelajar

Dinkes juga bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil), untuk menerbitkan NIK bagi ODGJ yang belum punya NIK. Sebab salah satu syarat penerima vaksin Covid-19 adalah wajib punya NIK.

Baca juga: Dukung Sensus Ekonomi 2026, Pemkab Tulungagung Bidik Data Akurat untuk Arah Kebijakan Daerah

Jika sudah punya NIK, mereka akan dimasukkan ke dalam sistem.Nantinya petugas medis akan melakukan layanan jemput bola untuk  vaksinasi ODGJ. “Kami yang akan mendatangi pada ODGJ di desa masing-masing. Karena itu kami juga perlu bantuan dari Babinsa dan Babinkamtibmas,” sambung Didik.

Proses pendataan dan verifikasi dijadwalkan selesai satu minggu ke depan.Sementara jadwal vaksinasi direncanakan pada minggu ke-3 Juni 2021. Masih menurut Didik, ODGJ termasuk dalam kelompok masyarakat rentan. “Mereka termasuk kelompok yang rawan tertular Covid-19. Perlu perlakuan khusus untuk menjangkau mereka,” ucap Didik.

Baca juga: Dimulai dari Rumah, Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Komitmen Pilah Sampah untuk Masa Depan Iklim

Selain ODGJ, kelompok rentan lainnya adalah para pralansia yang berusia 50-59 tahun. Ada pula para kader, seperti kader kesehatan yang tidak dimasukkan dalam pelayan publik. Di vaksinasi tahap tiga ini juga menjangkau para guru Madrasah Diniyah (Madin) dan pengajar di TPQ. tn/na

Editor : Mariana Setiawati

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru