SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi, sekaligus menyediakan ruang promosi dan pemasaran bagi ratusan pelaku usaha, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, Jawa Timur menggelar pasar jadul (jaman dulu) bertema "Bazaar Tulungagung Bernostalgia" melibatkan ratusan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lokal dengan menghadirkan 216 stan pelaku UMKM yang mayoritas bergerak di sektor kuliner.
Koordinator panitia Tulungagung Bernostalgia Maharani Litasari, mengatakan kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi pelaku UMKM lokal untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat dan memperluas pasar yang di gelar di Alun-Alun Tulungagung selama tiga hari.
"Setiap pendaftar wajib melampirkan KTP Tulungagung karena kami memprioritaskan pelaku UMKM lokal untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini," jelasnya, Minggu (09/08/2026).
Sementara itu, untuk jumlah stan yang tersedia pada pelaksanaan tahun ini mencapai 216 stan dari target awal sebanyak 600 stan. Selain menjadi ruang promosi UMKM, Tulungagung Bernostalgia juga mengangkat konsep suasana tempo dulu melalui penyediaan stan kuliner dan wahana permainan yang mengusung nuansa era 1990-an.
Panitia kemudian membagi area stan berdasarkan jenis produk menjadi kawasan kuliner jadul dan kuliner modern. Penataan tersebut dilakukan untuk memberikan ruang pemasaran yang proporsional bagi pelaku usaha dengan karakter produk berbeda.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda hiburan masyarakat, tetapi juga memberikan dampak ekonomi langsung kepada pelaku UMKM melalui peningkatan kunjungan dan transaksi selama bazar berlangsung. Bazar Tulungagung Bernostalgia merupakan pengembangan dari kegiatan serupa yang sebelumnya digelar di lokasi yang sama pada November 2025 dengan tajuk Tulungagung Jadul dan dapat semakin terbuka sehingga pelaku usaha dapat memperkenalkan produk, menjangkau konsumen baru dan meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat. tl-02/dsy
Editor : Redaksi