Gus Miftah Berikan Tausiah Kepada OPD Pemkab Jember

surabayapagi.com
Gus Miftah mengisi Tausiah kepada para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Jember, Senin (14/6/2021). SP/DIK

SURABAYAPAGI, Jember - Pemerintah Kabupaten Jember mengundang khusus penceramah kondang Gus Miftah untuk mengisi Tausiah kepada para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Jember, Senin (14/6/2021) dimulai sekitar pukul 05.30 WIB dan di siarkan langsung secara Virtual di Pendopo Wahyawibawagraha.

Bupati Jember Hendy Siswanto dalam sambutannya mengatakan  bahwa kehadiran Gus Miftah tersebut untuk memaksimalkan Rohani para bawahannya.

Baca juga: Musim Panen di Jember: Harga Jagung di Level Tertinggi, Petani Untung

“Setelah pagi ini sudah sarapan semua untuk kebutuhan perut kita, maka berikutnya kehadiran Gus Miftah ini untuk sarapan pagi Jiwa kita juga,” ujarnya.

Yang menarik, dalam Tausiahnya tokoh agama yang nyentrik dan koboi ini memberikan beberapa sindiran halus yang mengundang tawa Forkopimda dan undangan yang hadir

Baca juga: Untuk Semua, Gus Fawait Luncurkan Program Jember Cinta Kesehatan

“Saya lihat yang paling susah duduk ini pak Sekda, karena Gemuk, tapi ada teori yang menyampaikan bahwa 100 kg di bumi sama dengan 30 kg di Mars, itu berarti pak Sekda sebenarnya tidak Gemuk, tapi salah Planet,” sindir Gus Miftah

Selain itu, materi ceramah lebih pada mengarahkan keberadaan dan kinerja semua pejabat untuk membantu Bupati dan Wakil Bupati dalam menyelesaikan urusan pelayanan kepada masyarakat.

Baca juga: Ombudsman RI Dorong Homecare Jember Direplikasi di Seluruh Indonesia

“Saya itu seneng nonton sepak Bola,  tapi yang paling tidak saya suka dalam permainan sepak Bola adalah wasit,  karena itu pekerjaan yang aneh, lari lari gak jelas untuk mencari kesalahan pemain,” katanya.

Di artikan dalam penjelasannya Gus Miftah mengajak semua ASN tidak usah berperan seperti wasit yang mencari kesalahan kesalahan yang lain dan pada akhirnya merusak Soliditas yang di bangun oleh Bupati dan Wakil Bupati Jember. (dik)

Editor : Mariana Setiawati

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru