SURABAYAPAGI.com, Jember - Bupati Jember Hendy Siswanto dan jajaran Forkopimda Jember kembali berkeliling untuk memantau berbagai titik rawan yang menimbulkan kerumunan.
Kali ini titik sasaran yaitu Kafe, Restoran dan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di sepanjang Jalan Jawa dan Mastrip Jember.
Baca juga: Viral BBM Disebut Langka: Warga Dihimbau Tak Panik, Bupati Jember Pastikan Stok Aman
Dari pantauan di lapangan nampak beberapa kafe dan restoran masih terlihat nekat memperbolehkan pelanggan untuk makan di tempat.
“Ini tidak boleh lagi terjadi ke depannya. Semua harus disiplin mematuhi ketentuan PPKM Darurat demi keselamatan kita semua. Sebelumnya kita sudah memberikan himbauan” ungkap Hendy, Rabu (7/7/2021).
Kemudian rombongan melanjutkan patroli di Jalan Gajah Mada dan ke lingkungan Kaliurang karena adanya laporan dari warga terkait sebuah kafe yang terdapat kerumunan pengunjung.
Baca juga: Rapat dengan Pertamina Tuntas, Bupati Jember Fawait Pastikan Stok BBM di 41 SPBU Aman
“Ini di Kaliurang ada satu kafe yang masih buka, kita ingatkan hari ini. Kalau besok masih buka lagi melebihi ketentuan maka akan kami berikan tindakan sanksi yang tegas,” ujarnya.
Hendy menyampaikan, tindakannya kali ini memperingatkan masyarakat untuk senantiasa patuh dengan PPKM Darurat yang telah diterapkan di Jember sejak 03 Juli lalu.
Baca juga: Dampak Kelangkaan BBM, Bupati Jember Terbitkan SE Sekolah Daring
Ia tidak menginginkan ada korban lagi akibat ketidakpatuhan masyarakat terhadap regulasi pencegahan penyebaran pandemi Covid-19 ini.
“Ini jangan terulang kedua kalinya, boleh berjualan asal hanya melayani pesan antar, dan dibatasi maksimal pukul 20:00 WIB,” tandas Hendy. (dik)
Editor : Redaksi