SURABAYA PAGI, Sidoarjo - Pemerintah kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mendapat laporan dari masyarakat bahwa proyek pembangunan Plengsengan di Jalan Kanal Dusun Cepiples, Desa Singogalih, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo dikerjakan asal-asalan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Wakil Bupati Sidoarjo Subandi melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan mengecek langsung di lokasi proyek sepanjang 250 meter itu.
Baca juga: Menuju Kota Bersih, Sidoarjo Masuk 10 Terbaik Nasional Pengelolaan Sampah
“Kita dapat laporan langsung dari masyarakat sini. Makanya langsung kita cek apa betul (pekerjaan proyek asal-asalan),” ujar Subandi saat di lokasi, Rabu (25/8/2021).
Subandi memastikan langsung proyek yang tengah proses dikerjakan itu. Dia tak segan memukul bangunan dengan batu untuk memastikan bangunan tersebut tidak dikerjakan asal-asalan.
“Tadi sudah kita buktikan dan kita saksikan bersama kualitas bangunannya menurut saya masih lumayan baik,” jelasnya.
Namun demikian, Subandi juga menegur CV Tirtamas Teknik rekanan yang mengerjakan proyek tersebut karena tidak memasang plakat keterangan jenis proyek dan RAB (Rencana Anggaran Biaya).
“Harus dipasang plakat, supaya warga tahu ini proyek dari mana, berapa anggarannya dan siapa yang mengerjakan,” tegur dia.
Baca juga: Jelang Idul Fitri 2026, Pemkab Sidoarjo Gencarkan Perbaikan di 41 Ruas Jalan Rusak
Dalam kesempatan tersebut Subandi juga menyampaikan terimakasih kepada masyarakat dan media yang ikut mengawal proyek pembangunan di Kabupaten Sidoarjo.
Menurut dia, proyek pembangunan harus dikawal bersama agar berjalan dengan baik dan tidak ada penyimpangan. “Kalau ada laporan langsung kita cek,” ungkapnya.
Proyek pelengsengan yang dicek Wabup Sidoarjo tersebut merupakan proyek penunjukan langsung (PL) Dinas PU BM SDA Sidparjo yang berasal dari anggaran APBD Sidoarjo tahun 2021.
Baca juga: Kuota Hampir Penuh, Pemkab Sidoarjo Siapkan 28 Bus untuk Mudik Gratis
Pihak perwakilan CV Tirtamas Teknik, selaku pelaksana proyek yang keberatan disebut namanya, mengaku proyek itu nilainnya di bawah Rp 200 juta.
“Anggarannya di bawah 200 juta, ini proyek PL,” sebutnya.
Editor : Moch Ilham