China Kembangkan Layanan Perawatan Lansia di Rumah

surabayapagi.com
Presiden China Xi Jinping memeriksa proyek saat mengunjungi pusat layanan masyarakat Binhe untuk perawatan di rumah lansia di Chengde. SP/ CH

SURABAYAPAGI.com, China - Zhao Hong, seorang penduduk kota Chengde di Provinsi Hebei, Tiongkok utara, tidak dapat merawat dirinya sendiri karena infark serebral. Selain bantuan putrinya, ia kini dapat mengandalkan pekerja dari pusat layanan berbasis masyarakat yang menyediakan perawatan di rumah lansia.

Putri Zhao biasa menyiapkan tiga makanan untuknya sekaligus dan menaruhnya di lemari es. Mengetahui bahwa dia sangat sibuk, para pekerja di Pusat Layanan Perawatan Lansia Berbasis Rumah di Komunitas Binhe sekarang sering datang untuk memasak untuk Zhao.

Baca juga: Keracunan Massal MBG, 200 Siswa dari 12 Sekolah di Surabaya Pusing hingga Mual

Presiden Xi Jinping, juga sekretaris jenderal Komite Sentral Partai Komunis China (CPC) dan ketua Komisi Militer Pusat, mengunjungi pusat tersebut selama tur inspeksinya di Chengde dari Senin hingga Selasa.

Dia mengatakan bahwa memastikan kehidupan yang bahagia bagi orang tua adalah tanggung jawab penting dari komite Partai dan pemerintah di semua tingkatan, dan menyerukan upaya untuk mengembangkan layanan perawatan lansia yang inklusif dan meningkatkan jaringan untuk pusat layanan berbasis masyarakat yang menyediakan perawatan di rumah untuk orang tua.

Pusat Layanan Perawatan Lansia Berbasis Rumah tersebut menyediakan layanan termasuk hiburan budaya, perawatan kesehatan, dukungan spiritual dan perawatan siang hari untuk orang tua berusia 60 tahun ke atas di daerah tersebut. Pemerintah membayar perusahaan biaya tahunan sebesar 718 yuan (sekitar 111 dolar AS) untuk setiap orang lanjut usia yang dilayaninya.

Pusat tersebut saat ini memiliki satu perawat dan 12 anggota staf penuh waktu. Ini juga memiliki 230 sukarelawan, termasuk 48 orang di atas usia 60 tahun, yang memberikan layanan untuk hampir 1.200 orang lanjut usia yang tinggal di Komunitas Binhe. Dokter secara teratur ditunjuk oleh rumah sakit yang dikontrak untuk menawarkan konsultasi di tempat.

Baca juga: Ning Ita Ajak Warga Mentikan Manfaatkan Imunisasi Gratis: Bagian dari Jariah Kesehatan

Xi yang menaruh perhatian besar pada pengembangan layanan perawatan lansia, sering mengunjungi fasilitas layanan perawatan lansia selama tur inspeksi domestiknya.

Ketika dia mengunjungi Pusat Layanan Perawatan Lansia Berbasis Rumah di Komunitas Binhe, dia juga mendesak upaya untuk membangun sistem yang mengintegrasikan rumah, komunitas, dan fasilitas kesehatan.

Pada tahun 2020, ada 264 juta orang di China berusia 60 tahun ke atas, yang merupakan 18,7 persen dari total populasi. Pada tahun 2025, populasi lansia di negara itu di atas usia 60 tahun diperkirakan akan melebihi 300 juta.

Baca juga: Sidak Hewan Kurban Jelang Idul Adha 2026, DKPP Kota Blitar Temukan Sapi Terjangkit LSD

Pada tahun 2020, ada 38.000 lembaga perawatan dan 280.000 fasilitas perawatan masyarakat untuk orang tua di seluruh negeri, dengan total 8,2 juta tempat tidur. Dsy19

 

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru