SURABAYAPAGI.COM, Probolinggo - Belasan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang tergabung dalam Aliansi LSM Kota Probolinggo melayangkan somasi tertulis kepada Pemkot Probolinggo juga tembusan kepada DPRD kota Probolinggo.
Materi somasi terkait rencana launching proyek pembangunan rumah sakit baru kota Probolinggo senilai Rp. 182,8 M.
Baca juga: Dongkrak Swasembada Pangan, Poktan Probolinggo Mulai Percepat Tanam Padi
Menurut Korlap Aksi Kamari, anggaran yang digelontorkan untuk pembangunan tersebut dinilai kurang tepat, pasalnya ditengah pandemi kondisi perekonomian masyarakat dinilai lebih layak mendapat prioritas kinerja pemerintah.
Selain itu Kamari juga mengungkapkan, meminta kepada walikota agar menunda dulu pembangunan rumah sakit baru kota Probolinggo.
“Pembangunan rumah sakit penting, tapi yang terpenting saat ini adalah kelangsungan hidup masyarakat. Di tengah perekonomian yang lesu karena pandemi, jauh lebih baik jika anggaran untuk proyek dialihkan untuk pemulihan ekonomi”. ungkapnya
Baca juga: Harga Cabai di Pasar Probolinggo Melonjak Rp60 Ribu Jelang Bulan Ramadhan
Dasar yang kami gunakan untuk somasi ini adalah, Peraturan Pemerintah No 23 Tahun 2020 tentang pemulihan ekonomi nasional.
“Harapan kami walikota menunda, jangan diadakan tender dulu, lebih baik alokasi yang fantastis ini untuk pemulihan ekonomi kota, ketika surat somasi tidak direspon, maka bagaimanapun LSM yang tergabung dalam aliansi akan turun jalan dengan masa yang lebih besar, itu bukan ancaman, melainkan respon kami, tegasnya. wan
Baca juga: Ribuan Wisman Ikuti ‘City Tour’ di Kota Probolinggo saat Momen Libur Nataru 2025/2026
Editor : Moch Ilham