Kasus Covid-19 di Banyuwangi Turun Signifikan

surabayapagi.com
Wakil Ketua Satgas COVID-19 Banyuwangi Letkol Inf Yuli Eko Purwanto

SURABAYAPAGI.COM, Banyuwangi - Memasuki pekan awal bulan Oktober, kasus covid-19 mulai menurun secara signifikan. Bahkan jumlah kasus baru per hari dapat dihitung dengan jari.

Berdasar data yang dilansir Pemprov Jatim, konfirmasi baru COVID-19 di Banyuwangi kemarin sebanyak satu kasus. Di sisi lain, jumlah pengidap COVID-19 yang berhasil sembuh mencapai delapan orang.

Sedangkan penderita COVID-19 yang meninggal dunia nihil. Di hari yang sama, kasus aktif alias warga yang masih terjangkit COVID-19 di Banyuwangi tersisa sebanyak 35.

Wakil Ketua Satgas COVID-19 Banyuwangi Letkol Inf Yuli Eko Purwanto mengatakan perkembangan situasi COVID-19 di Banyuwangi kian landai. Kasus konfirmasi baru yang bisa dihitung dengan jari. Sementara jumlah kasus aktif turun cukup signifikan dalam lima hari terakhir.

Baca juga: Pantau Destinasi Wisata, Pemkab Banyuwangi Terjunkan Tim Siaga Nataru

“Saat ini semakin menurun. Dari 5 hari terakhir itu sudah turun sangat signifikan,” ujarnya, Senin (4/10).

Baca juga: Pesona Air Terjun Telunjuk Raung, Tawarkan Panorama Khas Pegunungan Jatim

 

Baca juga: Aksesibilitas Terputus, Warga Desa Sarongan Banyuwangi Andalkan Jembatan Baru Sukamade

Konfirmasi baru COVID-19 di Banyuwangi tercatat hanya satu kasus. Di hari yang sama, jumlah penderita COVID-19 yang berhasil sembuh sebanyak enam orang sedangkan yang meninggal dunia nihil. Pada periode yang sama, kasus aktif COVID-19, kasus aktif di Banyuwangi sebanyak 44.

"Hari Jumat lalu (1/10), konfirmasi baru COVID-19 tercatat sebanyak 4 kasus, sembuh 7 orang, dan nihil pasien penderita COVID-19 yang meninggal dunia," tambahnya.

Meski demikian, Satgas Penanganan COVID-19 Banyuwangi terus mengingatkan warga untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes), seperti memakai masker dan menghindari kerumunan. Sebab, kepatuhan terhadap prokes menjadi salah satu kunci penanganan pandemi yang sudah berlangsung setahun lebih ini.

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru